Pencarian

Jamkrindo Kantongi Penghargaan, Penjaminan UMKM Tembus Rp235,44 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 • 08:23:31 WIB
Jamkrindo Kantongi Penghargaan, Penjaminan UMKM Tembus Rp235,44 Triliun
Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo, Krisna Johan, menerima penghargaan Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 di Jakarta, Senin (12/10).

NARAWARTA.COM — PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan konsolidasi Rp235,44 triliun hingga Agustus 2026, dengan jumlah UMKM yang memperoleh penjaminan mencapai 2,6 juta. Capaian itu mengantar perusahaan meraih penghargaan Excellence in Bridging MSMEs to Financing Access dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026. Penghargaan ini menegaskan peran Jamkrindo sebagai jembatan antara pelaku usaha dan lembaga keuangan formal.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo, Krisna Johan, menerima penghargaan itu di Jakarta, Senin (12/10). Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi untuk memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM-K yang inklusif dan berkelanjutan.

“Memperluas akses pembiayaan UMKM-K merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kami memahami bahwa banyak pelaku usaha memiliki potensi untuk berkembang, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses pembiayaan formal,” ujar Krisna.

Peran Penjaminan sebagai Jembatan Pembiayaan

Layanan penjaminan Jamkrindo berfungsi menjembatani kebutuhan pembiayaan pelaku usaha dengan lembaga keuangan. Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan usaha, dan menciptakan lapangan kerja.

Penjaminan juga membantu memitigasi risiko kredit bagi lembaga keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Mekanisme ini mendukung penyaluran pembiayaan ke sektor produktif, terutama bagi pelaku UMKM yang punya prospek usaha tetapi terkendala memenuhi persyaratan pembiayaan.

“Peran perusahaan penjaminan adalah memastikan bahwa potensi ekonomi yang dimiliki UMKM mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Kami ingin penjaminan menjadi bagian dari solusi yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang sehat,” kata Krisna.

Layanan penjaminan perusahaan mencakup program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai produk penjaminan nonprogram. Layanan tersebut menyasar kebutuhan pembiayaan pelaku usaha dari berbagai sektor sekaligus memperkuat kepercayaan antara UMKM dan lembaga keuangan.

Transformasi IMPACT Jadi Kunci Perluasan Layanan

Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat kualitas layanan, memperluas jangkauan penjaminan, serta meningkatkan efektivitas proses bisnis melalui transformasi digital dan pengelolaan risiko yang terintegrasi. Langkah itu dijalankan lewat transformasi IMPACT, yang mencakup Integration, Market, People, Analytics, Customer, dan Technology.

Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat integrasi proses bisnis, memperluas pasar, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mengoptimalkan analitik, memperbaiki layanan pelanggan, serta memanfaatkan teknologi.

“Melalui semangat transformasi IMPACT, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah transformasi memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Abdul Bari.

Ia berharap penguatan transformasi tersebut dapat meningkatkan kontribusi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM-K, mendorong pertumbuhan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Dukungan Holding IFG dan Ekosistem Danantara

Jamkrindo tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG) dan ekosistem Danantara. Perusahaan menempatkan perluasan penjaminan sebagai salah satu upaya mendukung pembangunan ekonomi nasional, dengan tetap menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan bisnis.

Bagi pelaku UMKM, keberadaan layanan penjaminan seperti yang dijalankan Jamkrindo membuka peluang lebih besar mengakses pembiayaan formal yang selama ini terhambat persyaratan agunan dan riwayat kredit. Peran perusahaan penjaminan pelat merah itu pun menjadi bagian penting dalam rantai pembiayaan nasional, terutama ketika sektor UMKM dituntut naik kelas di tengah tekanan ekonomi global.

Sumber: mediaindonesia.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks