Pencarian

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakati Gencatan Senjata Energi, Zelensky Kaget

Senin, 12 Oktober 2026 • 08:03:35 WIB
Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakati Gencatan Senjata Energi, Zelensky Kaget
Presiden AS Donald Trump mengklaim Rusia dan Ukraina menyepakati gencatan senjata energi.

NARAWARTA.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Rusia dan Ukraina telah menyepakati "gencatan senjata energi" yang berlaku segera, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak tekanan Washington untuk menghentikan serangan sepihak terhadap kilang minyak Rusia. Kesepakatan ini muncul di tengah meningkatnya harga solar yang membebani prospek Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu bulan depan.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyatakan gencatan senjata energi tersebut akan berlaku segera. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai cakupan atau mekanisme kesepakatan itu.

"Berlaku segera, ada GENCATAN SENJATA ENERGI dalam Perang antara Rusia dan Ukraina. Kedua belah pihak telah setuju. Jangan melanggarnya!" tulis Trump di Truth Social, melansir Al Arabiya dari Reuters (12/10).

Zelensky Baru Tahu dari Unggahan Trump

Dalam wawancara dengan Axios, Zelensky mengatakan unggahan Trump adalah kali pertama ia mendengar tentang kesepakatan tersebut. Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa Ukraina siap menyetujui gencatan senjata semacam itu, dengan syarat Rusia juga bersedia.

Sebelumnya pada Minggu, Zelensky menegaskan kembali posisi lama Ukraina. Kyiv bersedia menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia, namun hanya jika Moskow juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur kelistrikan Ukraina.

Kesepakatan semacam itu harus disertai dengan "jaminan nyata," kata Zelensky. Ia menegaskan bahwa penyebab sebenarnya dari perang di Eropa adalah Rusia.

"Penyebab sebenarnya dari perang di Eropa adalah Rusia, dan hanya Rusia," ujarnya. "Menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi bisa dilakukan bahkan hari ini juga, namun Putin tidak mau melakukannya."

Riwayat Pengumuman yang Tak Pernah Dikonfirmasi

Trump sebelumnya pernah mengumumkan gencatan senjata energi di Ukraina pada pertengahan September. Saat itu, tidak ada pihak yang pernah mengonfirmasi tercapainya kesepakatan semacam itu.

Kebijakan Trump terkait perang di Iran juga dituding sebagai penyebab tingginya harga solar. Kondisi itu membebani prospek Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu bulan depan.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Moskow mengenai kesepakatan yang diklaim Trump. Posisi Rusia masih menjadi kunci apakah gencatan senjata energi benar-benar berlaku atau hanya menjadi pengumuman tanpa dasar.

Sumber: voi.id

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks