NARAWARTA.COM — Profil harta kekayaan pejabat negara kembali menjadi perhatian publik, khususnya setelah pelantikan kabinet baru. Suahasil Nazara, yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Senin (14/9), menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam kapasitas barunya ini, detail aset yang dimilikinya turut terekspos melalui dokumen resmi yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Toyota Alphard dan Camry Dominasi Aset Roda Empat
Dari total aset alat transportasi sebesar Rp1,2 miliar, terdapat empat unit mobil yang seluruhnya berstatus hasil sendiri. Tidak ada satu pun motor atau kendaraan roda dua yang tercatat dalam daftar tersebut. Fokus kepemilikan Suahasil sepenuhnya tertuju pada segmen sedan dan MPV premium dari produsen otomotif Jepang.
- Toyota Alphard (2019): Taksiran harga Rp518 juta.
- Honda HRV (2022): Taksiran harga Rp330 juta.
- Honda Jazz Sedan (2019): Taksiran harga Rp220 juta.
- Toyota Camry Sedan (2013): Taksiran harga Rp160 juta.
Mobil termahal dalam garasinya adalah Toyota Alphard keluaran tahun 2019. Nilai taksiran untuk unit MPV mewah tersebut mencapai setengah miliar rupiah lebih, menjadikannya aset transportasi paling bernilai dibanding tiga lainnya. Sementara itu, Honda HRV yang merupakan model terbaru dalam koleksinya, diproduksi pada tahun 2022 dengan nilai taksiran Rp330 juta.
Komposisi Kekayaan Didominasi Tanah dan Bangunan
Aset kendaraan bermotor tersebut hanya menyumbang sebagian kecil dari total kekayaan Suahasil Nazara. Proporsi terbesar justru terletak pada sektor properti. Data LHKPN menunjukkan bahwa tanah dan bangunan miliknya bernilai Rp49,85 miliar. Angka ini jauh melampaui nilai gabungan keempat mobil yang dimilikinya.
Struktur kekayaan ini mencerminkan profil seorang birokrat senior yang telah lama berkecimpung di lingkungan Kementerian Keuangan. Perjalanan karier Suahasil dimulai secara definitif saat ditunjuk sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 31 Oktober 2016. Posisi tersebut menjadi fondasi bagi langkah-langkah strategisnya dalam mengawal kebijakan fiskal nasional.
Jenjang Karier dari Wamen hingga Bendahara Negara
Tangannya terus menanjak seiring perubahan kepemimpinan di Kabinet Indonesia Maju. Pada 25 Oktober 2019, ia diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk mendampingi Sri Mulyani. Kepercayaan tersebut berlanjut ketika Presiden Prabowo melantiknya kembali sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.
Kini, penunjukan sebagai Menteri Keuangan menjadi puncak dari rangkaian jabatan tersebut. Sebagai bendahara negara, Suahasil memegang kendali penuh atas kebijakan anggaran dan fiskal. Transparansi mengenai harta kekayaannya, termasuk detail isi garasi berupa Toyota dan Honda, menjadi bagian tak terpisahkan dari akuntabilitas jabatan yang diembannya berdasarkan laporan periode 2025.