NARAWARTA.COM — Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menyatakan optimisme penuh terhadap kelancaran alih status kewarganegaraan pemain asal Hiroshima itu. Ardian menilai Marukawa bukan sekadar memahami taktik sepak bola Indonesia, tetapi juga telah menyatu dengan budaya dan lingkungan sosial setempat selama bertahun-tahun merumput.
Jejak Karier Lokal Sejak Persebaya Surabaya
Marukawa memulai petualangan profesionalnya di Indonesia bersama Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022. Performanya langsung memikat hati publik sepak bola nasional hingga ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia pada musim debutnya. Selama semusim membela Bajul Ijo, gelandang serba bisa ini mencatatkan 32 penampilan dengan kontribusi 17 gol dan 10 assist.Setelah meninggalkan Surabaya, Marukawa bergabung dengan PSIS Semarang untuk dua musim (2022/2023 dan 2023/2024). Di Laskar Mahesa Jenar, ia menjadi pilihan utama di lini tengah, baik sebagai sayap maupun gelandang serang. Statistiknya cukup impresif dengan total 63 caps, mencetak 11 gol, serta menyuplai 18 assist bagi rekan-rekannya.
Konsistensi Bersama Dewa United dan Syarat Legalitas
Musim 2024/2025 menandai kepindahan Marukawa ke Dewa United. Ia kembali membuktikan kualitasnya sebagai pemain inti bagi Banten Warriors. Pada musim perdananya, ia bermain 36 kali dengan torehan empat gol dan delapan assist. Sementara itu, di musim kedua, ia tampil dalam 28 laga dengan kontribusi tiga gol dan empat assist.Untuk musim berjalan, Marukawa baru saja menyelesaikan dua pertandingan awal bersama Dewa United dan berhasil menghasilkan satu assist. Secara legalitas, kelahiran 30 Januari 1997 ini sudah lebih dari lima tahun tinggal di wilayah yang akan menjadi negara barunya. Hal ini sesuai dengan ketentuan minimal masa tinggal yang dipersyaratkan dalam proses naturalisasi atlet.
Latar Belakang Internasional Sebelum Merantau
Sebelum dikenal luas di Indonesia, karier junior Marukawa dimulai di tim SMA Hiroshima Minami dan Universitas Chuo. Perjalanan profesionalnya justru bermula di Eropa Timur sebelum akhirnya memilih Asia Tenggara. Ia sempat memperkuat klub Malta, Senglea Athletic (2019/2020) dan Valletta (2020), lalu pindah ke klub Latvia, Noah Jurmala, sebelum terbang ke Surabaya.Proses naturalisasi ini membuka peluang bagi Marukawa untuk membela Tim Nasional Indonesia di masa depan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen klub dan pemain dalam integrasi jangka panjang di ekosistem sepak bola nasional.