NARAWARTA.COM — MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro, chipset flagship yang dibangun dengan proses fabrikasi 2 nanometer dan mengusung Agentic AI Engine untuk pemrosesan AI on-device. Chip ini diklaim menekan konsumsi daya multi-core hingga 61 persen dibanding generasi sebelumnya, sekaligus menghadirkan dukungan memori LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0. MediaTek juga menyiapkan varian Dimensity 9600M untuk membawa teknologi serupa ke segmen ponsel flagship yang lebih luas.
MediaTek memperkenalkan Dimensity 9600 Pro sebagai chipset flagship terbaru yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Peningkatan tidak hanya menyentuh performa CPU dan GPU, tetapi juga menempatkan kemampuan artificial intelligence (AI) langsung di perangkat sebagai fokus utama.
Perusahaan mengklaim konsumsi daya untuk pemrosesan multi-core dapat ditekan hingga 61 persen dibanding generasi sebelumnya. MediaTek turut menyiapkan Dimensity 9600M yang membawa teknologi komputasi, AI, fotografi, dan gaming ke segmen smartphone flagship yang lebih luas.
Spesifikasi Utama Dimensity 9600 Pro
- Proses fabrikasi: 2 nanometer (2nm)
- CPU: desain All Big Core konfigurasi 2+3+3 — dua inti C2-Ultra hingga 4,55 GHz, enam inti C2-Pro hingga 4,35 GHz dan 3,1 GHz
- Cache: 34,5 MB
- Memori: dukungan LPDDR6
- Penyimpanan: dukungan UFS 5.0
- GPU: G2-Ultra NX
- NPU: arsitektur NPU ganda (Super Efficient NPU generasi kedua dan NPU 1090)
- ISP: Imagiq 1290 dengan Dimensity AI Imaging Fusion Architecture
Peningkatan Performa CPU dan GPU
MediaTek mengklaim rancangan CPU All Big Core meningkatkan performa single-core hingga 17 persen dan multi-core hingga 15 persen. Sistem Dimensity Scheduling Engine diperbarui untuk mengatur penggunaan komputasi, daya, dan memori antara perangkat keras dan perangkat lunak.
Di sektor grafis, GPU G2-Ultra NX disebut menaikkan performa puncak hingga 27 persen dengan konsumsi daya 24 persen lebih rendah pada beban puncak. Pemrosesan ray tracing diklaim 18 persen lebih cepat, dengan frame rate mencapai 185 fps.
Agentic AI dan NPU Ganda
Pembaruan utama Dimensity 9600 Pro terletak pada kemampuan AI. MediaTek menggabungkan arsitektur NPU ganda dengan Agentic AI Engine agar pemrosesan AI dapat berjalan langsung di perangkat atau on-device.
Super Efficient NPU generasi kedua diklaim menekan konsumsi daya untuk fitur always-on AI hingga 40 persen. Sementara NPU 1090 meningkatkan performa large language model (LLM) prefill hingga 51 persen dan menghasilkan hingga 55 persen lebih banyak token per watt.
Kombinasi tersebut memungkinkan chipset menjalankan model AI hingga 30 miliar parameter langsung di smartphone. Dengan pemrosesan on-device, perangkat dapat menganalisis informasi, memberi bantuan secara proaktif, serta menyesuaikan respons berdasarkan preferensi pengguna.
Kemampuan Fotografi dan Video
ISP Imagiq 1290 dan Dimensity AI Imaging Fusion Architecture mendukung pengambilan gambar bergerak hingga 60 fps serta perekaman video 4K240 untuk slow motion secara native. Chip ini juga mendukung fitur 4K60 AI True Color Tone, cinematic log 4K120, dan kemampuan pencitraan hingga 17EV.
Kutipan MediaTek
Corporate Senior Vice President MediaTek sekaligus General Manager Wireless Communications Business Unit JC Hsu mengatakan perkembangan AI mengubah kebutuhan terhadap kemampuan smartphone.
"AI kini menjadi inti dalam pengalaman menggunakan smartphone. Untuk mengimbangi kebutuhan pengguna yang terus berkembang pesat, smartphone harus semakin bertenaga, hemat daya, dan cerdas," ujar JC Hsu.
Ketersediaan Dimensity 9600 Pro dan 9600M
MediaTek menyebut smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600M diperkirakan meluncur pada kuartal ini. Belum ada informasi resmi soal daftar merek atau model yang akan memakai chip ini lebih dulu.
Dimensity 9600 Pro menyasar ponsel flagship dengan kebutuhan AI on-device dan gaming kelas atas, sedangkan Dimensity 9600M jadi opsi bagi vendor yang ingin menghadirkan fitur serupa di harga lebih terjangkau. Pengguna Indonesia yang menunggu ponsel dengan chip ini perlu memantau pengumuman vendor dalam beberapa pekan ke depan.