NARAWARTA.COM — Korea Tourism Organization Jakarta menggelar Korea Travel Mart 2026 di Raffles Jakarta, Jakarta Selatan, mempertemukan 26 pelaku industri pariwisata Korea dengan 85 agen perjalanan Indonesia. Ajang B2B ini menjadi jembatan kerja sama kedua negara setelah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea menembus 365.596 orang sepanjang 2025. Tahun ini KTO menargetkan 425.000 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea.
Pertemuan berformat business-to-business (B2B) ini menjadi ajang bagi kedua pihak membahas produk perjalanan, destinasi, hingga pengalaman wisata yang berpotensi dikembangkan menjadi paket wisata bagi pasar Indonesia.
Posisi Indonesia di Pasar Wisata Korea
Minat wisatawan Indonesia untuk berlibur ke Korea Selatan terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, tercatat 365.596 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar keempat di kawasan ASEAN.
Tren itu berlanjut pada 2026. Dari Januari hingga Juli, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia telah mencapai 259.491 orang dan mengantarkan Indonesia ke posisi ketiga sebagai pasar terbesar di ASEAN.
Melihat tingginya minat tersebut, KTO menargetkan sebanyak 425.000 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea pada 2026.
Siapa Saja yang Hadir di Korea Travel Mart 2026
Sebanyak 26 pelaku industri pariwisata Korea hadir mewakili berbagai sektor. Mulai dari travel agent, grup pertunjukan (performance group), hotel, start-up, hingga organisasi pariwisata daerah (regional tourism organization).
Dalam format B2B Travel Mart, para peserta mengikuti sesi one-on-one business meeting. Tahun ini, kategori seller yang hadir juga dibuat lebih beragam.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya KTO memperkenalkan pilihan pengalaman wisata yang semakin luas kepada wisatawan Indonesia.
Enam Tema Wisata yang Diangkat Sepanjang 2026
Sepanjang 2026, KTO mengangkat sejumlah tema wisata untuk memperluas pilihan paket perjalanan bagi wisatawan Indonesia. Berikut tema-tema yang diperkenalkan:
- Hallyu, wisata berbasis budaya pop Korea
- Muslim-friendly Tourism, paket perjalanan ramah wisatawan Muslim
- Medical & Wellness Tourism, wisata kesehatan dan kebugaran
- Educational Tourism, perjalanan bernuansa edukasi
- MICE Tourism, perjalanan bisnis, insentif, konferensi, dan pameran
Direktur Korea Tourism Organization Jakarta, Kim Jisun, menyebut pertemuan langsung antara pelaku industri Korea dan agen perjalanan Indonesia membuka peluang kerja sama baru.
"Korea Travel Mart 2026 menjadi kesempatan bagi industri pariwisata Korea dan agen perjalanan Indonesia untuk bertemu secara langsung. Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memberikan lebih banyak pilihan produk perjalanan bagi wisatawan Indonesia," ujar Kim Jisun, Kamis (17/9/2026).
Ia juga berharap semakin beragamnya produk yang diperkenalkan dapat membantu agen perjalanan mengembangkan itinerary yang lebih variatif.
"Kami berharap semakin beragamnya produk yang diperkenalkan dapat membantu agen perjalanan mengembangkan itinerary yang lebih variatif, tidak hanya mengandalkan destinasi populer, tetapi juga pengalaman budaya, K-content, wellness, edukasi, hingga perjalanan bisnis dan insentif," kata Kim Jisun.
Optimisme Menjelang Akhir Tahun
Target 425.000 kunjungan dinilai masih realistis meski tahun ini tinggal menyisakan beberapa bulan. Wisatawan Indonesia disebut kerap memesan perjalanan secara dadakan, terutama menjelang liburan akhir tahun.
"Kami masih optimistis dengan tiga bulan terakhir tahun ini karena biasanya wisatawan Indonesia banyak yang memesan perjalanan secara dadakan, terutama menjelang liburan akhir tahun," kata Regional Manager Indonesia Fine Tour Korea, Santi Lim.
Rangkaian Korea Travel Mart 2026 ditutup dengan Gala Night yang menjadi ajang networking antara pelaku industri pariwisata Korea dan Indonesia. Acara tersebut turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan penampilan musik.
Bagi wisatawan Indonesia yang berencana ke Korea, ajang ini berdampak langsung pada pilihan paket yang tersedia di agen perjalanan. Produk wisata disebut akan lebih beragam, tidak hanya terpusat pada destinasi populer. Untuk informasi paket dan jadwal keberangkatan terbaru, wisatawan dapat menghubungi agen perjalanan masing-masing atau memantau kanal resmi Korea Tourism Organization Jakarta.