MEDAN — Konsentrasi partikel halus PM2.5 di sejumlah wilayah Sumatera Utara berada pada level sedang hingga tidak sehat menyusul kabut asap karhutla yang menyelimuti 14 kabupaten. Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho, mengimbau warga membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat berkendara.
Berdasarkan pantauan citra satelit, sebanyak 26 titik panas terdeteksi di Sumatera Utara pada 7 September 2026. Empat di antaranya memiliki tingkat kepercayaan tinggi dan tersebar di tiga kabupaten.
Empat Titik Panas Kepercayaan Tinggi Tersebar di Labura, Paluta, dan Tapsel
Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi itu berada di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Padanglawas Utara (Paluta), dan Tapanuli Selatan (Tapsel). Sebaran asap kemudian bergerak mengikuti pola angin yang bertiup dari arah tenggara menuju barat laut.
Wilayah yang terdampak meliputi Asahan, Batubara, Simalungun, Samosir, Toba, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu, dan Labura. Selain itu, Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapsel, Padanglawas (Palas), Paluta, dan Mandailingnatal (Madina) juga masuk dalam daftar terdampak.
Jarak Pandang di Tiga Stasiun Meteorologi Turun Drastis
Pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi FL Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Ack Godang menunjukkan penurunan jarak pandang menjadi 500 meter hingga 5 kilometer. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan kondisi kabut dan asap yang menyelimuti wilayah tersebut.
"Sebaran asap tersebut bergerak ke arah barat laut, mengikuti pola angin yang bertiup dari arah tenggara. Hasil pemantauan Citra Sebaran Titik Panas (Hotspot) di Sumut, pada 7 September 2026, terdapat 26 titik panas, di mana empat titik dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebar di Labura, Paluta dan Tapsel," kata Hendro Nugroho kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (8/9).
Imbauan untuk Kepala Daerah dan Masyarakat
BMKG meminta para kepala daerah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat untuk memantau perkembangan situasi. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi melalui akun media sosial @infobmkgsumut.
Warga yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah diminta berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai. Layanan informasi BMKG Wilayah I Medan dapat dihubungi melalui call center 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id.