NARAWARTA.COM — Shark SpeedStyle Pro Flex mendarat di Australia beberapa bulan lalu sebagai evolusi dari SpeedStyle generasi sebelumnya. Saya mengujinya selama dua bulan penuh dalam rutinitas harian — mulai dari mengeringkan rambut basah kuyup hingga menata rambut bergelombang dengan diffuser. Rambut saya tebal, bergelombang, dan panjang, jadi ini salah satu ujian paling berat untuk sebuah hairdryer.
Desain Lipat dan Bobot Ringan untuk Traveling
Pro Flex dirancang untuk performa tinggi dalam bodi ringkas. Bagian pegangan bisa dilipat, jadi masuk ke koper tanpa makan tempat. Untuk alat pengering berdaya besar, bobotnya terasa seimbang di tangan dan tidak membuat lengan pegal saat dipakai 15 menit nonstop.
Yang perlu diperhatikan: bodi lipat berarti ada sambungan mekanis yang bergerak. Setelah dua bulan pemakaian rutin, engsel masih rapat, tapi ini titik yang perlu diuji lebih lama untuk durabilitas jangka panjang.
Scalp Shield Mode: Klaim Kesehatan Kulit Kepala
Fitur andalan SpeedStyle Pro Flex adalah Scalp Shield Mode. Mode ini aktif dengan menahan tombol suhu selama 2 detik, ditandai tombol yang menyala biru. Suhu turun ke level lebih nyaman untuk mengeringkan akar rambut, dan sensor mengukur suhu hingga 1.000 kali per detik untuk mencegah panas berlebih pada kulit kepala dan rambut baru.
Saya suka mode ini untuk area akar. Tapi jujur saja — saya tidak merasakan perubahan signifikan pada kesehatan kulit kepala selama periode uji. Klaim proteksi jangka panjangnya sulit dibuktikan dalam dua bulan. Yang terasa nyata: akar rambut selalu tampak berkilau dan rapi setelah pakai flyaway tool, jadi mode ini efektif secara hasil visual.
Kecepatan Kering: Klaim 160 km/jam Diuji
Shark mengklaim aliran udara Pro Flex mencapai 160 km/jam dalam waktu kurang dari satu detik. Sebagai perbandingan, Dyson Supersonic Nural hanya menyentuh 95 km/jam. Angka ini bukan sekadar brosur — efeknya langsung terasa.
Dengan rambut tebal bergelombang yang biasanya butuh 45 menit sampai satu jam untuk kering total, Pro Flex memangkasnya jadi sekitar 15,21 menit di setelan panas tinggi dan airflow tinggi, tanpa attachment. Itu pemangkasan waktu lebih dari separuh.
Tersedia empat setelan panas (cool shot, low, medium, high) dan tiga setelan aliran udara. Saya hampir selalu memakai high heat dan high air, dan hasilnya konsisten cepat.
Diffuser dan Mode Rambut Bergelombang
Untuk rambut bergelombang, saya pakai diffuser di setelan medium heat dan medium airflow. Prosesnya biasanya lama karena panas rendah membuat gelombang bertahan lebih baik. Dengan Pro Flex, waktu diffusing turun dari satu jam jadi rata-rata 35 menit — hampir separuh — dan hasil gelombangnya setara dengan rutinitas biasa saya.
Rapid Gloss Finishing Tool: Senjata Lawan Flyaway
Keluhan terbesar saya setelah mengeringkan rambut selalu flyaway — rambut halus yang beterbangan. Attachment Rapid Gloss Finishing alias flyaway tool ini yang paling mengubah permainan. Alat ini memakai teknologi Coanda airflow, fenomena aerodinamis di mana aliran udara cepat menempel pada permukaan melengkung, bukan bergerak lurus.
Attachment silindris Shark ini memakai dua aliran udara untuk merapikan rambut halus pada rambut kering atau yang sudah diluruskan. Cara pakainya: mulai dari kulit kepala, turun ke ujung rambut. Hasilnya hampir instan. Setiap sesi penataan, saya selalu menutup dengan alat ini untuk hasil lebih rapi.
Kelebihan
- Waktu kering rambut tebal turun dari 45 menit ke sekitar 15 menit di setelan tertinggi
- Aliran udara 160 km/jam, jauh di atas Dyson Supersonic Nural (95 km/jam)
- Desain lipat, praktis untuk dibawa traveling
- Flyaway tool dengan Coanda airflow benar-benar merapikan rambut halus
- Scalp Shield Mode nyaman untuk area akar, sensor suhu 1.000 kali per detik
Kekurangan
- Bukan kit styling all-in-one seperti Shark FlexStyle atau Shark Glam — attachment lebih terbatas
- Manfaat Scalp Shield untuk kesehatan kulit kepala jangka panjang belum terbukti dalam dua bulan pengujian
- Engsel lipat jadi titik rawan aus yang perlu diuji lebih lama
- Harga dan ketersediaan resmi di Indonesia belum jelas dari bahan yang ada
Verdict: Cocok untuk Siapa?
Shark SpeedStyle Pro Flex unggul di satu hal utama: kecepatan mengeringkan rambut tebal tanpa mengorbankan kerapian hasil. Kalau kamu punya rambut tebal dan lelah menghabiskan hampir satu jam untuk mengeringkan, alat ini layak dipertimbangkan.
Tapi kalau kamu cari kit styling serba bisa dengan banyak attachment untuk berbagai gaya, FlexStyle atau Shark Glam lebih tepat. Pro Flex bukan alat all-in-one, dan memang tidak berusaha jadi itu. Untuk pengering cepat dengan sentuhan ekstra, ini pilihan solid — dengan catatan harga dan ketersediaan resmi di Indonesia masih perlu dikonfirmasi.