Pencarian

Polres Bengkayang Kirim Tim Kesehatan ke Dusun Sentagi Dalam, Warga Terdampak Karhutla Dapat Obat Gratis

Sabtu, 05 September 2026 • 03:25:31 WIB
Polres Bengkayang Kirim Tim Kesehatan ke Dusun Sentagi Dalam, Warga Terdampak Karhutla Dapat Obat Gratis
Tim kesehatan Polres Bengkayang memeriksa warga terdampak kabut asap karhutla di Dusun Sentagi Dalam, Desa Bani Amas, Bengkayang, Jumat.

BENGKAYANG — Polres Bengkayang, Polda Kalbar, mengerahkan tim kesehatan ke Dusun Sentagi Dalam, Desa Bani Amas, Kecamatan Bengkayang, Kalimantan Barat. Warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla mendapat pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis, Jumat.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya berhenti pada upaya pemadaman api. Kondisi kabut asap dinilai berpotensi memicu keluhan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.

"Layanan ini dilakukan Satgas Ops Aman Nusa II Polres Bengkayang bersama Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang sebagai bentuk penanganan dampak karhutla yang tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada kesehatan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak asap," ujar Syahirul Awab.

Keluhan Batuk dan Mata Perih Jadi Sasaran Pemeriksaan

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas Sidokkes Polres Bengkayang bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas. Warga yang datang diperiksa secara cuma-cuma, terutama mereka yang mengeluhkan batuk, mata perih, pusing, dan iritasi tenggorokan akibat paparan asap.

Selain layanan medis, Polres Bengkayang juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan kebutuhan pokok masyarakat di tengah penurunan kualitas udara.

Edukasi dan Ancaman Hukum bagi Pembakar Lahan

Di sela-sela kegiatan, petugas menyisipkan edukasi pencegahan karhutla kepada warga. Larangan membuka lahan dengan cara membakar serta imbauan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan menjadi pesan utama yang disampaikan.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di lingkungan sekitar," kata Kapolres.

Masyarakat juga diberi pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Kapolres menegaskan, pencegahan karhutla tidak bisa hanya dilakukan aparat, melainkan membutuhkan peran seluruh masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan dampak karhutla di tingkat lingkungan.

Sumber: kalbar.antaranews.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks