Pencarian

Karhutla Jambi Capai 1.879 Hektare, BPBD Kerahkan Water Bombing dan 5.984 Personel Padamkan Api Jelang Puncak Kemarau

Jumat, 04 September 2026 • 16:44:02 WIB
Karhutla Jambi Capai 1.879 Hektare, BPBD Kerahkan Water Bombing dan 5.984 Personel Padamkan Api Jelang Puncak Kemarau
Helikopter water bombing menjatuhkan air di lokasi karhutla di Provinsi Jambi, Kamis (3/9/2026).

JAMBI — Luas lahan yang terbakar akibat karhutla di Provinsi Jambi terus bertambah. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total area terdampak mencapai 1.879,31 hektare hingga Kamis (3/9/2026), dengan puluhan titik api baru masih dalam proses penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah menyatakan, penanganan karhutla saat ini difokuskan pada dua front sekaligus: operasi darat dan udara. Sebanyak 5.984 personel gabungan diterjunkan untuk pemadaman dan pendinginan, sementara helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di lokasi yang sulit dijangkau.

Penambahan 20 Personel dan Alat Berat untuk Pendinginan Lahan Gambut

Pada Kamis (3/9) kemarin, BPBD menerbitkan surat keputusan penambahan 20 personel dari Basarnas, Brimob, dan Batalyon Infanteri 142. Mereka akan memperkuat proses pendinginan, terutama di area yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan.

"Sekarang ada 5.984 orang tim darat dan kita arahkan untuk menambah sekitar 20 orang," ujar Bachyuni dalam keterangannya.

Selain personel, alat berat berupa ekskavator juga dimanfaatkan untuk membuat sekat bakar guna mencegah meluasnya kebakaran. Tim darat juga diarahkan membuat kanal-kanal air yang berfungsi sebagai sumber air untuk proses pemadaman di titik-titik yang masih berpotensi terbakar.

37 Hektare Berhasil Dipadamkan dalam Sehari, Mayoritas oleh Satgas Darat

Pada hari Kamis (3/9) saja, estimasi area terbakar tercatat seluas 47,5 hektare. Dari jumlah tersebut, 37 hektare berhasil dipadamkan—31 hektare ditangani satgas darat dan enam hektare lainnya melalui operasi water bombing. Sisanya, 11,5 hektare, masih dalam penanganan operasi gabungan.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus penyekatan berada di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Tim yang bertugas di Pos 27 berhasil memadamkan api di area seluas tiga hektare dan mengintensifkan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran baru.

182 Titik Panas Terpantau, 20 Fire Spot Masih Aktif

Hasil pemantauan satelit menunjukkan terdapat 182 titik hotspot di Provinsi Jambi, terdiri dari 34 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi dan 148 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Dari estimasi area terbakar pada Kamis (3/9), terdeteksi 20 fire spot dengan tiga di antaranya merupakan titik lama yang masih dalam proses pemadaman.

Pemerintah juga mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi sebagai upaya pencegahan, di tengah prediksi puncak musim kemarau yang masih berlangsung sepanjang September 2026.

Sumber: infobanknews.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks