Sebanyak 109 kejadian kebakaran tercatat melanda Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah itu, 44 kejadian terjadi hanya dalam sebulan terakhir, mendorong Pemkab Pamekasan memperkuat mitigasi dan sosialisasi pencegahan ke masyarakat.
PAMEKASAN — Rentetan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sepanjang musim kemarau tahun ini mendorong pemerintah daerah bergerak cepat. Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto mengatakan, hasil evaluasi bersama BPBD dan tim pemadam kebakaran menunjukkan mayoritas kejadian dipicu oleh kelalaian warga, bukan faktor teknis.
"Berdasarkan hasil evaluasi BPBD dan tim pemadam kebakaran, kebakaran yang terjadi selama ini, akibat kurangnya kesadaran warga mencegah terjadinya kebakaran," kata Sukriyanto di Pamekasan, Selasa.
Kebakaran Hutan Bambu Jadi Contoh Nyata
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah kebakaran hutan bambu di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, pada Selasa siang. Lokasinya berada dekat perkampungan padat penduduk dan nyaris merembet ke rumah-rumah warga.
Diduga, api berasal dari warga yang membakar sampah secara sembarangan di dekat hutan bambu. Tiupan angin kencang kemudian membuat kobaran api menjalar ke pohon-pohon bambu dengan cepat.
"Untung petugas pemadam kebakaran sigap, sehingga api bisa segera dikendalikan. Jika petugas lambat, kemungkinan kobaran api semakin meluas," ujar Wabup Sukriyanto.
Pemkab Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat
Menghadapi kondisi ini, Pemkab Pamekasan tidak hanya mengandalkan respons saat kebakaran terjadi. Langkah preventif menjadi prioritas dengan menyasar langsung warga di lapangan.
Sukriyanto menyebut, pihaknya berkolaborasi dengan jajaran TNI dari Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan. Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat tentang cara mencegah kebakaran, terutama saat cuaca panas seperti sekarang.
"Kami juga bekerja sama dengan TNI dari Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan untuk menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat tentang upaya mencegah terjadi kebakaran ini," jelasnya.
109 Kejadian Kebakaran Sepanjang 2026
Data yang dirilis tim pemadam kebakaran Kabupaten Pamekasan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Kasi Operasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pemkab Pamekasan Zainuddin mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2026 total ada 109 kejadian kebakaran.
"Dari jumlah itu, sebanyak 44 kejadian kebakaran terjadi sepanjang Agustus 2026," kata Zainuddin.
Angka tersebut menggambarkan tingginya risiko kebakaran pada musim kemarau. Pemkab Pamekasan berharap penguatan mitigasi mampu menekan jumlah kejadian pada bulan-bulan berikutnya.