Pencarian

Sepuluh Napi Lapas Karawang dan TNI Tanam Jagung di Lahan Kodim

Jumat, 04 September 2026 • 05:14:31 WIB
Sepuluh Napi Lapas Karawang dan TNI Tanam Jagung di Lahan Kodim
Sepuluh narapidana Lapas Karawang bersama personel TNI menggarap lahan jagung di area Kodim 0604/Karawang.

NARAWARTA.COM — Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto agar lapas terbuka berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di daerah. Selain memberi kontribusi bagi masyarakat, kegiatan pertanian ini dinilai efektif sebagai media pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Pengerjaan Lahan dan Proses Penanaman

Berdasarkan video yang diterima detikcom, Kamis (3/9/2026), para napi diberangkatkan dari lapas menggunakan bus pemasyarakatan menuju lokasi lahan. Setibanya di tempat, mereka langsung menggarap gundukan tanah yang telah melalui proses sanitasi dengan membuat lubang tanam.

Setelah lubang disiapkan, petugas dan napi memberikan pupuk jenis urea dan NPK. Pemupukan dilakukan pada masa pertumbuhan awal tanaman jagung. Selain itu, mereka juga membuka area lahan baru dan membuat saluran sanitasi untuk perluasan penanaman.

Untuk memastikan kecukupan air, dipasang mesin alkon atau pompa air sentrifugal portabel. Irigasi ini diperlukan agar kelembaban tanah tetap terjaga selama masa tanam dan pertumbuhan jagung.

Sinergi Lapas dan TNI untuk Ketahanan Pangan

Kerja sama ini menjadi contoh konkret sinergi antara institusi pemasyarakatan dan TNI di tingkat kewilayahan. Bagi Lapas Karawang, pemanfaatan lahan Kodim membuka akses lahan produktif yang tidak dimiliki oleh institusi pemasyarakatan setempat.

Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu fokus yang terus didorong Menteri Agus Andrianto. Kebijakan tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

Bekal Keterampilan bagi Warga Binaan

Di luar aspek produksi pangan, kegiatan ini dirancang sebagai sarana bimbingan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga napi. Keterampilan mengelola lahan, teknik pemupukan, hingga sistem irigasi sederhana dipraktikkan langsung di lapangan.

Menteri Agus berharap bimbingan kerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dapat menjadikan para napi lebih berdaya. Keterampilan teknis yang diperoleh selama menjalani masa pidana kelak menjadi bekal untuk membangun kehidupan baru setelah bebas dari lapas.

Kolaborasi dengan Kodim 0604/Karawang diharapkan menjadi model yang bisa direplikasi oleh lapas lain di Jawa Barat maupun wilayah lainnya. Keterbatasan lahan produktif yang kerap menjadi kendala pembinaan keterampilan dapat diatasi melalui kemitraan dengan instansi lain yang memiliki aset tanah menganggur.

Sumber: news.detik.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks