NARAWARTA.COM — Toyota Rush G 2018 masih jadi incaran pembeli SUV bekas tujuh penumpang karena mesin 2NR-VE 1.500 cc dan penggerak roda belakangnya. Generasi ini sudah meninggalkan desain "konde" dan ban serep di pintu belakang, dengan panjang bodi bertambah sekitar 230 mm menjadi 4.435 mm. Buat calon pembeli, berikut spesifikasi, fitur, konsumsi BBM, dan hal yang perlu dicek sebelum transaksi.
Toyota Rush G 2018 berdiri di generasi yang berbeda dibanding model "konde" sebelumnya. Perubahan paling kentara ada pada posisi ban serep yang tidak lagi digantung di pintu bagasi. Efeknya, bodi memanjang dan proporsinya terasa lebih modern untuk ukuran SUV ladder frame tujuh penumpang.
Mesin 2NR-VE 1.500 cc dengan Dual VVT-i
Dapur pacu Rush G 2018 memakai kode mesin 2NR-VE berkapasitas 1.496 cc. Teknologi Dual VVT-i disematkan untuk membantu efisiensi bahan bakar sekaligus menjaga respons di putaran bawah.
Tenaga yang dikeluarkan mencapai 104 PS pada 6.000 rpm, dengan torsi puncak 136 Nm di 4.200 rpm. Pembeli bekas bisa memilih transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan, tergantung preferensi harian.
Karakter penggerak roda belakang jadi pembeda dibanding sebagian SUV modern yang beralih ke penggerak roda depan. Kombinasi RWD dan ground clearance 200 mm memberi rasa lebih percaya diri saat melewati jalan rusak.
Eksterior: Grille Besar, Lampu LED, dan Roof Rail
Dari luar, Rush G 2018 tampil lebih sederhana dibanding varian S atau TRD Sportivo yang mendapat tambahan body kit. Meski begitu, grille depan berukuran besar, lampu utama LED, dan roof rail tetap memberi kesan gagah.
Panjang bodi generasi ini tercatat 4.435 mm, bertambah sekitar 230 mm dari model sebelumnya. Tambahan dimensi itu salah satunya berasal dari relokasi ban serep ke bawah kolong, bukan lagi di pintu belakang.
Kabin Tiga Baris dan Fitur Harian
Rush G 2018 menawarkan konfigurasi tiga baris untuk tujuh penumpang. Dashboard tampil lebih modern dibanding generasi sebelumnya, dengan sejumlah fitur yang masih relevan untuk pemakaian sekarang.
- Head unit 7 inci dengan Bluetooth dan USB
- Fitur mirroring dan audio steering switch
- Pengaturan AC digital
- Tombol start/stop engine
- Kamera parkir
- Soket pengisian daya hingga baris ketiga
- Tilt steering
Untuk penggunaan harian, kamera parkir dan soket daya di baris ketiga jadi dua fitur yang paling terasa manfaatnya. Keduanya sering absen di SUV bekas sekelasnya.
Paket Keselamatan yang Masih Relevan
Generasi 2018 membawa peningkatan keselamatan dibanding model sebelumnya. Fitur yang tersedia mencakup dual SRS airbag, ABS, EBD, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, Emergency Stop Signal, seatbelt reminder, dan struktur bodi GOA.
Kelengkapan itu membuat Rush G 2018 masih layak dipertimbangkan sebagai mobil keluarga bekas. VSC dan HSA khususnya berguna untuk medan tanjakan atau jalan licin.
Konsumsi BBM: 11-13 km/liter Dalam Kota
Mesin 2NR-VE dengan Dual VVT-i membantu efisiensi bahan bakar. Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi BBM berada di kisaran 11-13 km/liter, sangat bergantung pada kondisi lalu lintas.
Di luar kota atau jalan tol, angka bisa naik ke 16-20 km/liter saat mobil melaju lebih lancar dan konstan. Kisaran ini bisa berubah karena kondisi mesin, tekanan ban, beban penumpang, penggunaan AC, jenis BBM, kondisi jalan, dan gaya berkendara.
Yang Perlu Dicek Sebelum Membeli Unit Bekas
Karena usia unit sudah mendekati delapan tahun, calon pembeli sebaiknya memeriksa riwayat servis dan kondisi kaki-kaki. Perhatikan juga fungsi VSC, kamera parkir, dan AC digital yang jadi nilai jual utama varian G.
Pajak kendaraan juga perlu dihitung masuk ke total biaya kepemilikan. Pastikan status pajak unit yang diincar masih hidup dan tidak ada tunggakan sebelum transaksi dilakukan.