Pencarian

Harga BBM Pertamina Tak Naik per 1 Oktober 2026, Pertalite Tetap Rp10.000

Kamis, 01 Oktober 2026 • 08:03:31 WIB
Harga BBM Pertamina Tak Naik per 1 Oktober 2026, Pertalite Tetap Rp10.000
Harga BBM Pertamina tidak mengalami perubahan per 1 Oktober 2026.

NARAWARTA.COM — PT Pertamina (Persero) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi tidak berubah mulai 1 Oktober 2026, masih sama dengan periode September 2026. Keputusan ini menahan laju inflasi di sektor transportasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian harga minyak dunia.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Pertamina melalui keterangan resmi pada Kamis (1/10). Perusahaan pelat merah ini menegaskan tidak ada penyesuaian tarif untuk seluruh jenis BBM, baik yang mendapat subsidi pemerintah maupun yang dijual dengan harga keekonomian.

Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga (PPN), mengatakan harga BBM subsidi tetap mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku hingga akhir 2026. Sementara harga BBM non-subsidi dipertahankan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi masyarakat.

"Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan non subsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September," ujar Kitty dalam keterangannya, Kamis (1/10).

Harga di Jakarta dan Sekitarnya

Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter. Pertamax tetap Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, dan Pertamax Turbo Rp19.600 per liter.

Di segmen diesel, Dexlite dibanderol Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Adapun Biosolar subsidi ditetapkan Rp6.800 per liter.

Harga BBM non-subsidi bisa berbeda antarwilayah karena perbedaan komponen biaya distribusi dan ketentuan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

Alasan Harga Ditahan

Kitty menjelaskan, harga BBM subsidi telah ditetapkan pemerintah untuk tetap berlaku hingga akhir 2026. "Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026," katanya.

Untuk BBM non-subsidi, Pertamina masih mempertahankan harga periode sebelumnya. Kebijakan itu mempertimbangkan berbagai faktor serta kondisi masyarakat.

"Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," ujar Kitty.

Pertamina melakukan evaluasi harga BBM non-subsidi secara berkala. Faktor yang diperhitungkan antara lain perkembangan harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

Dampak ke Konsumen

Bagi pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha angkutan, harga yang tidak berubah berarti biaya operasional harian tetap stabil. Ini memberi ruang bagi rumah tangga dan UMKM untuk mengatur pengeluaran tanpa khawatir lonjakan mendadak di awal bulan.

Keputusan menahan harga juga sejalan dengan upaya pemerintah menjaga inflasi di sektor transportasi. BBM merupakan komponen biaya yang langsung memengaruhi harga barang dan jasa di pasar.

Dengan demikian, harga BBM Pertamina yang berlaku pada Oktober 2026 masih mengacu pada harga September 2026. Masyarakat bisa membeli BBM dengan harga yang sama seperti bulan lalu, setidaknya sampai ada pengumuman berikutnya dari perusahaan.

Sumber: dunia-energi.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks