Pencarian

Bulog Pasok Beras Medium ke Kopdes Merah Putih Tanpa Batas Kuota Mulai 20 Oktober

Rabu, 30 September 2026 • 08:23:31 WIB
Bulog Pasok Beras Medium ke Kopdes Merah Putih Tanpa Batas Kuota Mulai 20 Oktober
Perum Bulog memasok beras medium ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tanpa batas kuota mulai 20 Oktober 2025.

NARAWARTA.COM — Perum Bulog memastikan pasokan Beras Kita Medium ke jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak dibatasi kuota pemesanan, dengan pengiriman perdana dijadwalkan sebelum 20 Oktober 2025. Kebijakan ini diambil menyusul instruksi Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria agar Bulog mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Minimal 100 titik KDKMP disiapkan sebagai proyek percontohan sebelum pasokan diperluas ke seluruh jaringan.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pihaknya siap memenuhi berapa pun volume beras yang diminta jaringan KDKMP. Pernyataan itu disampaikan usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9).

"Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi," ujar Rizal.

Instruksi Langsung dari Kepala BP BUMN

Rizal menjelaskan, keputusan membuka keran pasokan tanpa plafon kuota merupakan tindak lanjut arahan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria. Arahan itu diberikan sebagai bentuk dukungan atas program strategis Presiden Prabowo Subianto.

"Karena ini program strategisnya Presiden, perintahnya tadi Kepala BUMN Pak Dony Oskaria harus mendukung semaksimal mungkin. Jadi tidak ada batasan kuota," kata Rizal.

Meski begitu, Bulog tetap mengikuti aturan penyaluran yang berlaku untuk pengecer biasa. Rizal menyebut pengecer dibatasi maksimal 2 ton per pemesanan sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Sementara untuk KDKMP, mekanisme pemesanan berjalan melalui Agrinas Pangan menggunakan aplikasi SPHP. Berapa pun yang dipesan Agrinas Pangan, sebesar itu pula yang akan dikirim Bulog.

100 Titik Jadi Proyek Percontohan

Sebagai tahap awal, pemerintah menargetkan minimal 100 titik KDKMP menerima pasokan beras Bulog sebelum 20 Oktober. Titik-titik ini akan dijadikan proyek percontohan dengan persyaratan lengkap sebelum penyaluran diperluas.

"Alhamdulillah tadi sudah diputuskan dan dipimpin Pak Menko, dalam waktu dekat, sebelum 20 Oktober harus minimal ada 100 KDKMP yang bisa dijadikan pilot project untuk dimasukkan dulu, yang lengkap," terang Rizal.

Bulog akan segera berkoordinasi dengan Kemenko Pangan untuk memetakan titik-titik KDKMP yang bisa didorong maksimal. Rizal bahkan berharap jumlah titik percontohan bisa melampaui target awal.

"Bahkan kalau menurut kami kalau bisa lebih dari 100, lebih banyak lebih bagus," tambahnya.

Beras Medium, Barang Subsidi Pemerintah

Dari sisi spesifikasi produk, Bulog memastikan beras yang dialirkan ke jaringan Kopdes Merah Putih adalah beras kualitas medium. Rizal menyebut jenis ini masuk kategori barang subsidi pemerintah.

"Kalau KDKMP, medium. Karena semua adalah barang subsidi pemerintah," tutur Rizal.

Langkah Bulog ini memperkuat posisi KDKMP sebagai salah satu kanal distribusi pangan pemerintah. Dengan skema tanpa batas kuota, pasokan beras ke desa dan kelurahan diharapkan lebih cepat menjangkau masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini bergantung pada pengecer dengan kuota terbatas.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks