Pencarian

Trik Berkebun September untuk Perbanyak Tanaman Tanpa Keluar Biaya

Sabtu, 05 September 2026 • 12:04:31 WIB
Trik Berkebun September untuk Perbanyak Tanaman Tanpa Keluar Biaya
Pembagian rumpun tanaman tahunan menjadi solusi ekonomis untuk memperbanyak koleksi tanaman di musim kemarau.

Musim kemarau yang mulai beranjak pergi membuka peluang bagi pecinta tanaman untuk memperluas koleksi mereka. Alih-alih membeli bibit baru di toko tanaman, pembagian rumpun tanaman yang sudah ada menjadi solusi ekonomis yang juga menyehatkan tanaman itu sendiri.

Noah Mabey, kepala tukang kebun di Thornbridge Hall dan penasihat hortikultura untuk Platinum Hot Tubs, menjelaskan bahwa teknik ini bekerja optimal saat suhu tanah masih hangat tetapi udara sudah mulai sejuk. Kondisi tersebut memberi waktu bagi akar tanaman yang baru dibelah untuk beradaptasi sebelum memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Mengapa Pembagian Tanaman Efektif Dilakukan?

Tanaman tahunan yang dibiarkan tumbuh tanpa perawatan selama bertahun-tahun cenderung membentuk rumpun yang terlalu padat. Akibatnya, penyerapan nutrisi dan air menjadi tidak maksimal, yang berujung pada berkurangnya vigor dan jumlah bunga yang dihasilkan.

Dengan membelah rumpun tersebut, setiap bagian mendapatkan ruang tumbuh yang lebih lega. "Pembagian tanaman tahunan adalah salah satu pekerjaan berkebun favorit saya karena pada dasarnya Anda mendapatkan tanaman gratis sambil meningkatkan kesehatan tanaman aslinya," ujar Mabey.

Hasil pembagian ini bisa dimanfaatkan untuk mengisi area kosong di taman atau diberikan kepada tetangga dan kerabat.

Jenis Tanaman yang Cocok Dibelah di Bulan September

Tidak semua tanaman tahunan bisa diperlakukan dengan cara yang sama. Tanaman yang berbunga di musim semi dan panas seperti peony, hosta, daylily, dan iris berjanggut merupakan kandidat terbaik. Begitu pula coneflower, black-eyed Susan, bunga aster Shasta, dan yarrow.

Sebaliknya, beberapa jenis tanaman justru tidak merespons baik terhadap pembelahan. Tanaman berakar tunggang seperti false indigo dan globe thistle sebaiknya dibiarkan utuh. Lavender dan Russian sage yang memiliki batang berkayu juga berisiko gagal pulih, sementara lupine dan foxglove dianggap terlalu rapuh untuk proses ini.

Lima Langkah Membelah Tanaman dengan Benar

Proses pembelahan membutuhkan ketelitian agar tanaman tidak stres. Berikut panduan yang disarankan Mabey untuk hasil optimal:

1. Gali seluruh rumpun tanaman
Angkat tanaman dari tanah menggunakan sekop atau garpu taman dengan hati-hati. Usahakan akar yang terbawa sebanyak mungkin, lalu bersihkan tanah yang menempel secara perlahan.

Hindari melakukan pembelahan di hari yang panas terik karena tanaman rentan mengering saat dipindahkan. Cuaca mendung atau setelah beberapa hari hujan adalah waktu terbaik.

2. Belah rumpun menjadi beberapa bagian
Untuk rumpun yang besar dan keras, gunakan sekop taman tajam untuk membelah langsung. Alternatif lain, tempatkan dua garpu taman saling membelakangi di tengah rumpun, lalu tarik perlahan ke arah berlawanan.

3. Perlakukan tanaman rapuh dengan cara khusus
Tanaman seperti hosta membutuhkan pendekatan berbeda. Mabey menyarankan penggunaan gergaji pemangkas atau pisau dapur untuk membelahnya. Pisau hori hori seperti Nisaku Original yang dijual sekitar Rp 350 ribu di platform daring juga bisa menjadi pilihan.

4. Tanam kembali setiap bagian
Setiap bagian yang telah dibelah sebaiknya disimpan di tempat teduh dan lembab sebelum ditanam. Pastikan penanaman dilakukan di tanah yang sudah disiapkan dengan ruang cukup untuk pertumbuhan akar.

Proses ini harus selesai setidaknya empat hingga enam minggu sebelum embun beku pertama tiba, terutama bagi daerah dengan zona tumbuh USDA yang lebih dingin. Di Indonesia, penanaman sebaiknya dilakukan sebelum puncak musim hujan agar akar tidak membusuk akibat genangan air.

5. Siram secara menyeluruh
Setelah ditanam, berikan air yang cukup untuk membantu akar beradaptasi di lokasi baru. Jaga kelembaban tanah tanpa membuatnya tergenang. Pusat Pertanian, Pangan, dan Lingkungan Universitas Massachusetts Amherst menyarankan penyiraman mingguan hingga tanah membeku — atau di Indonesia, hingga tanaman menunjukkan pertumbuhan tunas baru.

Alternatif Lain: Menyimpan Biji Tanaman

Selain pembelahan rumpun, September juga menjadi waktu yang tepat untuk mulai mengumpulkan biji dari bunga yang mulai layu. Daripada membuang semua bunga yang sudah melewati masa mekarnya, sisakan beberapa untuk menghasilkan kepala biji.

Menyimpan biji dari tanaman yang sudah terbukti tumbuh baik di pekarangan sendiri memberikan kepuasan tersendiri. "Berkebun tidak harus selalu mahal. Terkadang cara terbaik untuk mendapatkan lebih banyak tanaman adalah memanfaatkan tanaman yang sudah tumbuh di kebun Anda," pungkas Mabey.

Sumber: tomsguide.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks