NARAWARTA.COM — Jakarta International Stadium merilis panduan akses menuju konser Avenged Sevenfold yang digelar Sabtu, 10 Oktober 2026. Penonton bisa memilih TransJakarta, KRL, Mikrotrans, atau kendaraan pribadi dengan tarif parkir khusus mulai Rp25 ribu. Redeem tiket menjadi wristband jadi syarat utama sebelum masuk venue.
Jakarta International Stadium (JIS) membagikan panduan perjalanan menuju konser Avenged Sevenfold (A7X) lewat unggahan Instagram pada Selasa (6/10). Penonton diimbau mengenali setiap detail rute agar perjalanan ke venue berlangsung aman dan nyaman. Panduan ini mencakup empat opsi transportasi publik plus skema parkir kendaraan pribadi.
Rute TransJakarta dari Lima Wilayah Jakarta
Penonton dari Jakarta Barat dapat memulai perjalanan di Halte Kalideres memakai Koridor 3/3F hingga Halte Grogol. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan Koridor 8 ke Halte Juanda, lalu transit ke Koridor JIS 14A menuju JIS.
Warga Jakarta Timur punya opsi dari Halte Pulogadung memakai Koridor 2 ke Halte Senen, kemudian lanjut Koridor JIS 14 langsung ke JIS. Adapun penonton dari Jakarta Pusat bisa naik Koridor JIS 14 dari Halte Senen tanpa transit tambahan.
Dari Jakarta Selatan, perjalanan dimulai di Halte Lebak Bulus dengan Koridor 8 menuju Halte Juanda. Setelah transit, penumpang melanjutkan perjalanan memakai Koridor JIS 14A sampai tiba di venue.
KRL dari Bekasi, Bogor, Tangerang, dan Serpong
Pengguna KRL dari Bekasi dapat berangkat di Stasiun Cikarang menuju Stasiun Bekasi, lalu transit di Stasiun Kampung Bandan sebelum lanjut ke Stasiun JIS. Penonton dari Bogor memulai perjalanan di Stasiun Bogor menuju Stasiun Depok, transit di Stasiun Jakarta Kota, baru kemudian menuju Stasiun JIS.
Dari Tangerang, rute yang tersedia adalah Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri, transit di Stasiun Kampung Bandan, lalu berhenti di Stasiun JIS. Sementara penonton dari Tangerang Selatan bisa berangkat di Stasiun Serpong menuju Stasiun Tanah Abang, transit, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun JIS.
Ada satu catatan penting bagi pengguna KRL: jangan turun di Stasiun Tanjung Priok. Kereta melanjutkan perjalanan langsung ke Stasiun JIS, jadi penonton diminta tetap berada di dalam kereta hingga tiba di tujuan.
Sebelum naik KRL, pastikan tiket konser sudah di-redeem dan ditukar menjadi wristband. Wristband itu diperlukan untuk melewati JPO yang terhubung langsung dengan JIS. Proses redeem tiket sendiri bisa dilakukan lebih dulu di Taman BMW JIS.
Enam Rute Mikrotrans dan Titik Parkir Kendaraan Pribadi
Mikrotrans menyediakan sejumlah alternatif, yakni JAK 77 (Tanjung Priok-Taman BMW), JAK 88 (Terminal Tanjung Priok-Taman BMW), JAK 90 (Terminal Tanjung Priok-Bawah Ramp Barat JIS), JAK 101 (Rusun Kemayoran-JIS), JAK 118 (Waduk Papanggo-JIS), dan JAK 120 (Terminal Muara Angke-JIS).
Bagi yang membawa kendaraan pribadi, pintu keluar tol terdekat meliputi Papanggo/Warakas/Sunter, PRJ-Kemayoran, dan Ancol. Penonton diarahkan memarkir kendaraan di kawasan Ancol, terutama Carnaval Ancol sebagai area parkir utama.
Dengan menunjukkan tiket yang sudah di-redeem menjadi wristband, penonton mendapat tarif parkir khusus: Rp25 ribu untuk sepeda motor, Rp35 ribu untuk mobil, dan Rp45 ribu untuk bus, tanpa biaya tambahan per orang. Jika Carnaval Ancol penuh, tersedia titik parkir lain di Ecovention, Sentral Parkir B dekat Pasar Seni Ancol, dan area parkir Dufan. Dari ketiga lokasi itu, perjalanan ke JIS dilanjutkan memakai Wara-Wiri Ancol menuju JPO bersama BTN.
Kembalinya A7X ke Basis Penggemar Terbesar
Konser bertajuk The Spectacular Stadium Show Where The Bats Ascend ini menandai kembalinya band heavy metal asal California tersebut ke Indonesia. Skala produksinya diprediksi lebih spektakuler dibanding penampilan sebelumnya.
Penampilan terakhir M. Shadows dan kawan-kawan di Jakarta berlangsung pada Mei 2024 di Stadion Madya Senayan. Konser itu tercatat sebagai satu-satunya pemberhentian mereka di Asia saat itu.
Indonesia sendiri punya sejarah panjang dengan Avenged Sevenfold. Konser perdana mereka digelar pada Agustus 2007 di Tennis Indoor Senayan, lalu kembali ke venue yang sama pada 2008. Mereka juga tampil di Parkir Timur Senayan pada Januari 2015, yang disebut sebagai penebusan setelah pembatalan konser 2012.
Panduan akses ini mempertegas posisi JIS sebagai venue konser internasional skala besar di Jakarta, sekaligus mendorong penonton memakai transportasi publik agar arus kendaraan sekitar stadion lebih terkendali.