Pencarian

Riset Fosil Dinosaurus di Thailand Timur Laut Ungkap Spesies Baru Kirin

Jumat, 04 September 2026 • 15:30:31 WIB
Riset Fosil Dinosaurus di Thailand Timur Laut Ungkap Spesies Baru Kirin
Peneliti Thailand dan Jepang mengonfirmasi penemuan fosil dinosaurus sauropoda berusia sekitar 120 juta tahun di situs penggalian Provinsi Kalasin, Thailand timur laut.

NARAWARTA.COM — Provinsi Kalasin, yang selama ini dikenal sebagai lumbung padi Thailand, kini menyimpan kekayaan ilmiah yang jauh lebih bernilai. Tim peneliti dari Department of Mineral Resources (DMR) Thailand bersama paleontolog Jepang baru saja mengonfirmasi keberadaan fosil dinosaurus berleher panjang dari kelompok sauropoda di situs penggalian setempat, sebuah temuan yang melengkapi daftar panjang spesies purba yang pernah hidup di daratan Asia Tenggara.

Menguak Lapisan Fosil Raksasa di Kalasin

Situs penggalian di Kalasin sudah lama menjadi incaran para paleontolog dunia. Wilayah timur laut Thailand atau Isan memang dikenal memiliki formasi batu pasir dari periode Cretaceous yang kaya akan fosil dinosaurus.

Tim gabungan menemukan serangkaian tulang belakang dan rusuk yang diperkirakan berasal dari hewan herbivora raksasa yang hidup sekitar 120 juta tahun lalu. Fosil ini tertanam dalam kondisi baik, memungkinkan para peneliti untuk merekonstruksi ukuran dan kebiasaan hidup spesies purba tersebut.

Kolaborasi Riset Thailand-Jepang yang Produktif

Ekspedisi ini merupakan bagian dari program kerja sama jangka panjang antara DMR Thailand dengan sejumlah universitas di Jepang. Sejak dekade 1980-an, kolaborasi semacam ini telah menghasilkan penemuan spesies-spesies baru yang mengubah peta pengetahuan tentang evolusi dinosaurus di Asia.

Penemuan di Kalasin kali ini menambah koleksi fosil sauropoda di Thailand yang sebelumnya pernah ditemukan di provinsi Phu Wiang dan Nakhon Ratchasima, sekaligus menegaskan bahwa kawasan Isan merupakan habitat utama reptil raksasa purba di masa Mesozoikum.

Potensi Wisata Sains dan Ekonomi Lokal Baru

Bagi pelaku bisnis dan investor digital, temuan ini memiliki nilai strategis yang tidak bisa diabaikan. Situs penggalian fosil yang aktif hampir selalu menarik minat wisatawan mancanegara dan domestik, membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata berbasis sains di Thailand timur laut.

Pemerintah setempat sebelumnya telah membangun museum dan pusat pengunjung di kawasan ini untuk menampung koleksi fosil yang sudah ditemukan. Dengan adanya spesimen baru, kawasan ini berpotensi melihat peningkatan kunjungan wisatawan dan peluang ekonomi turunan seperti perhotelan serta jasa pemandu wisata.

Apa Langkah Selanjutnya?

Tim peneliti akan melanjutkan proses preparasi dan analisis laboratorium untuk menentukan klasifikasi pasti spesies ini. Mereka juga menyisir area sekitar situs untuk mencari kemungkinan fosil lain yang masih tertanam, mengingat ekosistem purba di kawasan ini diperkirakan sangat beragam.

Hasil analisis lengkap rencananya akan dipublikasikan di jurnal paleontologi internasional pada beberapa bulan ke depan, sekaligus menjadi bahan referensi bagi peneliti Asia Tenggara yang menelusuri jalur migrasi dinosaurus di periode Cretaceous.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks