NARAWARTA.COM — Titik api muncul di area sabana Blok Pengol, Gunung Bromo, sekitar pukul 16.10 WIB. Lokasi ini berdekatan dengan kawasan populer Bukit Teletubbies yang biasa jadi spot foto wisatawan.
Laporan dari warga langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan BPBD Kabupaten Probolinggo bergerak ke lokasi untuk melokalisasi kobaran api agar tidak meluas ke area lain.
Respons Cepat BPBD Probolinggo
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, membenarkan informasi tersebut. Petugas diterjunkan ke bentang alam sabana perbukitan selatan Bromo.
"Iya, baru mendapat informasi dari masyarakat. Kami akan berangkat menuju lokasi. Petugas akan melakukan pemadaman agar api tidak meluas," kata Oemar, Kamis (10/9/2026).
Pintu Jemplang Ditutup, Ini Aturan Resminya
Balai Besar TNBTS mengambil langkah tegas demi keselamatan pengunjung dan kelancaran pemadaman. Akses wisata dari arah Kabupaten Malang via pintu Jemplang ditutup sementara mulai Kamis (10/9/2026) malam.
Penutupan ini tertuang dalam Pengumuman Balai Besar TNBTS Nomor PG.22/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026 tentang Penutupan Sebagian Kawasan Gunung Bromo dari Aktivitas Wisata. Batas waktu pembukaan belum ditentukan, menunggu perkembangan kondisi di lapangan.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan area sekitar titik api harus kosong dari aktivitas umum.
"Untuk kelancaran penanganan dan pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang Malang ditutup total. Penutupan berlaku sejak Kamis, 10 September 2026, sampai batas waktu yang akan disesuaikan dengan kondisi perkembangan di lapangan," tegas Rudijanta dalam keterangan resminya.
Jalur Alternatif yang Masih Dibuka
Wisatawan yang tetap ingin ke Bromo bisa masuk lewat dua pintu lain: Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun area jelajah dibatasi ketat.
Pengunjung hanya diperbolehkan menjangkau wilayah Laut Pasir. Kawasan Savana Lembah Watangan dinyatakan tertutup sepenuhnya dari aktivitas wisata.
"Akses menuju lokasi kebakaran strictly hanya diperuntukkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat dalam penanganan pemadaman. Kami mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak mendekati lokasi titik api dan selalu memantau informasi resmi dari Balai Besar TNBTS," tambah Rudijanta.
Rute Malang-Lumajang dan Ranu Regulo Tetap Aman
Jalur transportasi utama penghubung Kabupaten Malang dan Lumajang via Kecamatan Poncokusumo dan Senduro dipastikan tetap aman dilalui. Destinasi Ranu Regulo juga masih dibuka.
Meski begitu, pengawasan dan kewaspadaan terhadap potensi titik api baru diperketat di kawasan tersebut. Wisatawan yang berencana ke Ranu Regulo disarankan terus memantau informasi resmi dari Balai Besar TNBTS sebelum berangkat.
Bagi yang sudah punya rencana ke Bromo dalam waktu dekat, cek ulang jalur masuk pilihan Anda. Jika semula berencana lewat Jemplang, alihkan rute ke Cemorolawang atau Wonokitri dan siapkan waktu ekstra karena volume kendaraan berpotensi menumpuk di dua pintu alternatif tersebut.