Warga yang berencana bepergian dari Sorong ke Manokwari lewat jalur laut bisa memanfaatkan keberangkatan KM.Dobonsolo pada Senin, 7 September 2026 pukul 16.00 WIT.
Perjalanan ini menyinggahi dua pelabuhan sebelum tiba di Manokwari pada 8 September 2026. Rute laut ini menjadi pilihan transportasi penting yang menghubungkan dua kota utama di wilayah kepala burung Papua.
| Jam Berangkat | Kapal | Asal | Tujuan | Singgah | Perkiraan Tiba |
|---|---|---|---|---|---|
| 16.00 WIT | KM.DOBONSOLO | Sorong | Manokwari | 2 pelabuhan singgah | 8 Sep 2026, 06.00 WIT |
Berikut beberapa persiapan yang dianjurkan bagi penumpang KM.Dobonsolo:
| No | Tips |
|---|---|
| 1 | Cek ulang jadwal H-1 lewat aplikasi PELNI Mobile sebelum berangkat |
| 2 | Siapkan salinan KTP dan bukti tiket dalam bentuk digital maupun cetak |
| 3 | Bawa power bank untuk perjalanan yang memakan waktu lama |
| 4 | Kenakan pakaian yang nyaman dan mudah bergerak selama di kapal |
| 5 | Simpan nomor Contact Center PELNI 162 untuk kebutuhan darurat |
Cara Cek Jadwal dan Beli Tiket
Ada beberapa cara resmi untuk memesan tiket PELNI, yakni lewat aplikasi PELNI Mobile, laman pelni.co.id, loket cabang PELNI, atau Contact Center 162. Siapkan data diri sesuai KTP, tentukan rute dan tanggal, lalu pilih kelas Ekonomi atau kabin sesuai kebutuhan dan anggaran. Mengingat jadwal berpotensi berubah, cek kembali info resminya menjelang keberangkatan.
Pertanyaan Seputar Jadwal Kapal Ini
Apa nama pelabuhan asal keberangkatan kapal ini?
Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya.
Berapa lama perjalanan hingga tiba di Manokwari?
Sekitar 14 jam, mencakup dua kali persinggahan di pelabuhan lain.
Apakah kapal ini juga melayani rute sebaliknya?
PELNI umumnya melayani rute pulang-pergi; jadwal keberangkatan dari Manokwari dapat dicek terpisah.
Bagaimana memastikan pesanan tiket rute ini berhasil?
Simpan notifikasi atau bukti pemesanan, lalu cek ulang statusnya lewat aplikasi PELNI Mobile sebelum hari keberangkatan.
Apa saja fasilitas standar yang tersedia di atas kapal ini?
Penumpang umumnya bisa memanfaatkan kantin, musala, dan area publik selama pelayaran berlangsung.