NARAWARTA.COM — Angka 1.000 quest baru terdengar bombastis sampai kamu tahu konteksnya. WoW original punya sekitar 3.000 hingga 3.500 quest playable — jumlah yang harus dihitung ulang karena sebagian besar tracking quest tidak masuk hitungan. Senior game designer Blizzard, Josh Greenfield, menjelaskan soal ini dalam wawancara bersama GameSpot di BlizzCon.
Penambahan empat zona baru menjadi kontributor terbesar. Masing-masing zona membawa 50 sampai 200 quest. Wetlands dan Azshara, dua zona lama yang selama ini terasa "setengah jadi," kini mendapat konten tambahan agar terasa utuh sebagai wilayah yang layak dijelajahi.
Quest Baru Mengusung Filosofi Ground-Level
Greenfield menegaskan bahwa tim desain tidak sekadar menambah angka. Banyak quest baru mengambil inspirasi dari cara WoW original bercerita — dari sudut pandang karakter kecil yang belum jadi legenda.
"I am not the hero, I am a hero, and I'm going on this adventure with my dented shield and rusty sword," kata Greenfield, merujuk pada spirit quest klasik seperti The Missing Diplomat yang mengajak pemain jet-set antar zona, belajar budaya tiap wilayah, dan mengurai misteri.
Untuk pertama kalinya, Blizzard membuka kemungkinan "membantu menyelesaikan misteri" yang ditinggalkan quest lama. Greenfield juga menyebut beberapa quest baru bernuansa gelap dan grim — sejalan dengan sebagian konten original yang tidak selalu sunshine and rainbows.
Zona Baru dan Quest Ikonik yang Tetap Hidup
Zephyr Isle jadi contoh yang Greenfield sebut secara spesifik. Terlihat cerah dan berada di langit, tapi ceritanya bisa "a little hard" begitu pemain masuk lebih dalam. Ini konsisten dengan pendekatan Blizzard yang tidak memaksakan semua konten terasa ringan.
Soal The Green Hills of Stranglethorn — quest legendaris yang dianggap terburuk di WoW — Greenfield tidak menampik reputasinya. "Kind of a terrible quest," ujarnya, tapi ia mengakui quest itu tetap charming dan memorable setelah 22 tahun. Tim desain memilih membawa spirit nostalgia itu ke WoW Forever tanpa mengulang kesalahan mekanik yang sama.
Greenfield menyebut banyak quest original "super iconic" karena narasi ground-level yang relatable. WoW Forever bukan remake penuh, melainkan iterasi yang mempertahankan DNA tersebut sambil memperluas cakupan konten.
Jadwal Rilis, Akses, dan Koleksi $80
WoW Forever live pada 4 November. Selain quest dan zona baru, update ini membawa perombakan desain kelas, sistem yang direvamp, perbaikan visual dan gameplay, serta daftar opsi race-class yang diperluas.
Pemain cukup memakai subscription WoW reguler untuk mengakses konten dasar. Bagi yang mau ekstra, Warcraft Forever Collection dijual seharga $80 (sekitar Rp 1,3 juta). Isinya: race baru Skyborne, beta access, early name reservation, plus Warcraft III: Reforged dan ekspansi Forsaken Kingdom.
Bagi komunitas Indonesia yang masih aktif di server klasik atau menunggu momentum comeback ke Azeroth, 1.000 quest baru ini berarti ada alasan konkret untuk kembali tanpa harus menunggu ekspansi penuh. Empat zona plus overhaul Wetlands dan Azshara cukup untuk mengisi ratusan jam grinding solo maupun party. Cek subscription kamu sebelum 4 November.