58 Persen Wisman ke Indonesia Fokus Wisata Kuliner, Ini Data BPS 2025
NARAWARTA.COM — Kuliner kini bukan lagi pelengkap perjalanan, melainkan alasan utama banyak orang memilih destinasi. Bagi sebagian besar pelancong internasional, mencicipi makanan lokal adalah cara paling efektif untuk memahami budaya suatu negara.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai potensi ini sangat besar untuk mendorong sektor pariwisata nasional secara keseluruhan. "Potensinya pun sangat besar," ujar Widiyanti merujuk pada kontribusi signifikan sektor gastronomi terhadap ekonomi kreatif daerah.
Fokus pada rasa memberikan dampak langsung kepada UMKM lokal, mulai dari warung makan tradisional hingga restoran fine dining yang mengangkat bahan baku nusantara. Hal ini menciptakan ekosistem wisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Implikasi bagi Traveler Lokal dan Internasional
Tren ini mengindikasikan bahwa infrastruktur pendukung wisata kuliner perlu diperkuat. Aksesibilitas ke sentra-sentra makanan khas, kebersihan lingkungan, serta standarisasi rasa menjadi faktor kunci yang diperhatikan wisatawan.
Bagi traveler domestik, data ini bisa menjadi referensi menarik tentang bagaimana dunia memandang kekayaan rasa Indonesia. Banyak destinasi yang sebelumnya hanya dikenal karena pemandangan alamnya, kini mulai dipromosikan melalui jalur kuliner.
Perlu dicatat bahwa survei BPS ini mencakup periode kunjungan sepanjang tahun 2025. Angka tersebut merupakan agregat dari berbagai titik masuk wisatawan, baik melalui udara maupun laut, di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah Strategis Kemenpar ke Depan
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus mengembangkan program Wonderful Indonesia Gastronomy. Inisiatif ini bertujuan memetakan dan mempromosikan hidangan khas daerah agar lebih mudah ditemukan oleh wisatawan asing.
Strategi ini melibatkan kolaborasi dengan dinas pariwisata setempat dan pelaku industri makanan. Tujuannya adalah menciptakan paket wisata yang terintegrasi antara atraksi utama dan pengalaman bersantap yang otentik.
Informasi mengenai detail lokasi dan rekomendasi restoran spesifik dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi Kementerian Pariwisata atau dinas terkait di masing-masing provinsi. Pengembangan peta digital kuliner juga tengah digencarkan untuk memudahkan navigasi wisatawan.