Pebalap Muda Malaysia Farres Putra Meninggal usai Kecelakaan di Sirkuit Gong Badak

Pebalap muda Malaysia, Farres Putra, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan pada ajang balap CP150 di Sirkuit Gong Badak.
Penulis: Rendra
Senin, 31 Agustus 2026 | 07:16:01 WIB

NARAWARTA.COM — Farres yang turun membela tim CKJ Racing terlibat insiden dengan beberapa pebalap lain di kelas CP150. Ia sempat mendapatkan penanganan medis di lintasan sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah. Nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Karier Singkat yang Menjanjikan

Kehilangan ini terasa lebih dalam karena Farres bukan pebalap penggembira. Sebelum tragedi itu, ia baru saja mencatatkan kemenangan perdananya pada putaran ketiga Malaysian Cub Prix Championship 2026 di Negeri Sembilan, Juni lalu. Kemenangan itu menjadi penanda kebangkitan performanya setelah musim sebelumnya dihabiskan untuk belajar di kelas nasional.

Namanya juga sempat melambung saat tampil di ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup. Di sana ia berkompetisi melawan pembalap muda Asia lainnya, termasuk duo Honda Team Asia, Veda dan Zen. Pengalaman balap di level internasional inilah yang membuat banyak pihak meyakini Farres punya masa depan cerah di dunia balap.

Duka dari Dalam dan Luar Negeri

Kabar duka ini pertama kali disampaikan CKJ Racing melalui pernyataan resmi di media sosial. Tim menyebut Farres bukan sekadar pembalap, melainkan bagian dari keluarga besar tim.

"Dengan berat hati, kami ingin memberitahukan bahwa almarhum Farres Putra Mohd Fadhil telah meninggalkan kita hari ini. Hari ini, kita tidak hanya kehilangan seorang pembalap, tetapi juga seorang teman dan bagian dari keluarga tim kita," tulis CKJ Racing seperti dikutip dari Sinar Harian.

"Nama Anda akan terus terukir dalam perjalanan tim ini. Saya menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga almarhum dan semoga mereka diberi kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini," lanjut pernyataan tersebut.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Honda Team Asia, tim yang pernah mempertemukan Farres dengan para pebalap muda terbaik Asia. Mereka mengenang Farres sebagai pembalap berbakat yang pernah berbagi lintasan dan kenangan tak terlupakan bersama Veda dan Zen saat sama-sama berkompetisi di Idemitsu Moto4 Asia Cup.

Kenangan yang Tersisa

Insiden maut di Sirkuit Gong Badak ini menambah panjang daftar tragedi dalam balap motor regional. Farres meninggalkan jejak yang singkat tapi nyata: gelar juara perdana, pengalaman balap internasional, dan reputasi sebagai pebalap muda yang disegani lawan.

Yang tersisa kini hanyalah kenangan dan duka mendalam bagi keluarga, rekan setim, serta seluruh komunitas balap yang kehilangan salah satu talenta terbaiknya di usia yang sangat muda.

Reporter: Rendra