Merah Putih Wisata Rally 2026 di Buleleng Uji Ketepatan Waktu, Rute Baru Dibagikan Saat Start
SINGARAJA — Kabupaten Buleleng menjadi tuan rumah putaran keempat Merah Putih Wisata Rally 2026 yang diikuti sekitar 210 peserta. Mereka berasal dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, serta Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Pelepasan peserta dilakukan Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, di Kawasan Praja Mandala, Singa Ambara Raja. Rute kali ini lebih banyak menyusuri wilayah timur Buleleng, termasuk kawasan perkotaan dan sejumlah destinasi wisata.
Bukan Balap Kecepatan, Ini yang Dinilai
Ketua Panitia Gede Agra Kumara menjelaskan, penilaian dalam time rally tidak ditentukan oleh siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Justru peserta yang paling presisi dengan waktu di setiap pos pemeriksaan yang akan meraih poin tertinggi.
"Time rally ini adalah ketepatan waktu. Penghitungannya adalah peserta yang paling tepat masuk di pos-pos itu waktunya," jelasnya.
Trik Permainan: Rute Rahasia Dibagikan Saat Start
Salah satu strategi yang membedakan ajang ini dari rally pada umumnya adalah sistem pemberian rute. Peserta baru menerima peta jalur ketika mobil sudah mulai bergerak, meski rute tersebut sebenarnya telah disiapkan oleh pembuat soal sejak awal.
"Rute ada ditentukan, dibuat oleh pembuat soal, tetapi dibagi saat sudah start. Di situlah trik permainannya," ujar Agra.
Menurutnya, penyelenggaraan rally di Buleleng menjadi sarana mengeksplorasi kabupaten terluas di Bali tersebut. Jika seri sebelumnya mengarahkan peserta ke wilayah barat, kali ini fokus eksplorasi berada di bagian timur Buleleng beserta destinasi wisatanya.
"Kita memang mau mengeksplor hampir seluruh Buleleng. Sehingga apa yang kita harapkan dari tujuan wisata rally ini adalah memperkenalkan Kabupaten Buleleng," katanya.
110 Peserta Kejurnas dan 20 Mobil Fun Rally
Untuk kategori Kejurnas, tercatat sekitar 110 peserta dengan 30 mobil. Sementara kategori Fun Rally diikuti hampir 100 peserta atau sekitar 20 mobil.
Ajang ini juga menjadi bagian dari perburuan poin Kejurnas. Sejumlah peserta asal Bali masih ambil bagian untuk menambah koleksi poin dari seri sebelumnya yang digelar di Jembrana dan Tabalong.
Sport Tourism Jadi Komitmen Pemkab Buleleng
Wakil Bupati Gede Supriatna menyambut baik dipilihnya Buleleng sebagai salah satu rute Merah Putih Wisata Rally 2026. Ia menilai kegiatan ini membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan Buleleng ke masyarakat yang lebih luas, terutama karena diikuti peserta dari luar daerah.
"Ini tentunya juga membantu Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam hal memperkenalkan Buleleng, mempromosikan Buleleng ke masyarakat yang lebih luas lagi," ujarnya.
Ia menegaskan, penyelenggaraan rally tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Buleleng dan KONI Buleleng dalam mengembangkan sport tourism. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi nilai tambah promosi pariwisata, sekaligus membawa nama Buleleng ke tingkat nasional.
"Ini sesuai dan sejalan dengan komitmen kita di Pemkab Buleleng, demikian juga di KONI Buleleng, menjadikan Buleleng sebagai daerah yang bisa melaksanakan sport tourism," tegasnya.