NARAWARTA.COM — Siapa yang bisa menolak aroma sate ayam yang baru saja diangkat dari panggangan? Di Indonesia, hidangan satu ini punya banyak muka. Ada yang doyan versi taichan dengan sambal rawit yang bikin keringetan, ada juga yang setia pada sate Madura dengan siraman bumbu kacang kental yang gurih.
Kabar baiknya, kamu nggak perlu jauh-jauh ke pedagang langganan untuk menikmatinya. Dengan beberapa bahan dapur, tiga versi sate berikut bisa langsung dieksekusi di rumah.
1. Sate Taichan, Si Polos yang Pedasnya Nampol
Sate taichan memang berbeda dari sate kebanyakan. Potongan daging atau kulit ayam dibakar dengan bumbu yang cenderung polos—hanya garam dan penyedap—tanpa siraman bumbu kacang atau kecap. Justru di situlah letak kelezatannya.
Racikan bumbu yang simpel itu berpadu dengan sambal cabe rawit yang pedasnya benar-benar "nendang" di lidah. Sensasi pedas dan gurihnya daging ayam yang dibakar membuat sate ini punya penggemar setia sendiri.
Untuk urusan bahan dan cara masak, sate taichan bisa dibilang paling praktis. Kamu cukup menyiapkan fillet ayam atau kulit, tusuk sate, bumbu dasar, dan tentu saja cabe rawit untuk sambalnya.
2. Sate Ayam Bumbu Pedas Manis, Pas buat Lauk Makan Siang
Kalau kamu mencari rasa yang lebih kaya, sate ayam bumbu pedas manis ini jawabannya. Racikan bumbunya memakai selai kacang, saus cabe, dan kecap manis yang diaduk jadi satu. Hasilnya, rasa gurih, manis, dan pedasnya terasa seimbang.
Langkahnya mudah. Iris fillet ayam tipis-tipis dengan ukuran 2x3 cm, lalu campur dengan bumbu halus dan diamkan sebentar agar meresap. Setelah ditusuk, panggang di wajan datar yang sudah diolesi sedikit minyak hingga kedua sisinya kecokelatan.
Jangan lupa siapkan sambal kecap pendampingnya. Cukup campurkan kecap manis, air jeruk nipis, bawang merah cincang, dan irisan cabe rawit. Sate yang masih panas akan makin nikmat saat dicocol ke sambal kecap yang segar ini.
3. Sate Ayam Madura, Si Klasik dengan Bumbu Kacang Legit
Sate Madura adalah mahakarya kuliner Nusantara yang nggak pernah salah. Perpaduan daging dan kulit ayam yang dibakar dengan lumuran bumbu membuat teksturnya juicy di dalam, tapi sedikit garing di luar.
Kunci kelezatannya ada di bumbu kacang yang dimasak sendiri. Kacang tanah goreng dihaluskan bersama cabe merah, bawang putih, kemiri, dan gula jawa, lalu dimasak dengan api kecil hingga kental dan mendidih. Aroma wangi kacangnya langsung tercium begitu matang.
Sebelum dibakar, tusukan sate dicelupkan ke dalam campuran bumbu kacang, kecap manis, dan minyak. Ini yang membuat sate Madura punya rasa manis gurih yang khas setelah dibakar di atas bara api arang atau wajan panas.
Sajikan sate Madura selagi hangat bersama lontong, sambal rawit, irisan bawang merah, dan perasan jeruk nipis. Dijamin, rasanya bisa menyaingi langganan sate di pinggir jalan.