JAKARTA — Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan menerima sokongan perlengkapan medis menyusul tingginya paparan asap di area titik api. TNI Angkatan Udara mengerahkan alutsista udara untuk membawa bantuan darurat tersebut demi memastikan kondisi fisik tim satgas darat tetap terlindungi.
Pemberangkatan bantuan logistik kesehatan ini dilakukan menggunakan pesawat angkut berat jenis Hercules C-130 yang lepas landas dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (5/9). Distribusi jalur udara ditempuh agar seluruh paket pelindung pernapasan segera tiba di lokasi penugasan.
Masker hingga Tabung Oksigen untuk Tim Garis Depan
Kebutuhan medis yang dikirimkan meliputi masker, pakaian alat pelindung diri (APD), serta tabung oksigen. Logistik tersebut disiapkan khusus bagi relawan dan aparat gabungan yang berjibaku langsung memadamkan api serta menghadapi pekatnya asap karhutla di daratan Kalimantan.
Muatan kesehatan tersebut tampak dikemas rapi dalam puluhan kardus serta bungkusan plastik berwarna hitam sebelum dipindahkan ke area kargo pesawat. Seluruh paket dimuat ke dalam lambung pesawat Hercules sesaat sebelum diterbangkan menuju pulau tujuan, kendati rincian kuantitas pasti per jenis barang belum dipaparkan secara mendetail.
Jaminan Pasokan Medis Secara Berkala
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangan resminya pada Minggu menjelaskan bahwa dukungan APD ini tidak berhenti pada satu kali pengiriman saja. Pihaknya memastikan pengiriman alat pelindung diri bakal terus digulirkan secara berkesinambungan.
Langkah penyaluran rutin ini diharapkan dapat menopang ketahanan fisik para petugas pemadam dalam periode waktu yang panjang, terutama saat intensitas titik panas meningkat.
Dengan hadirnya perlengkapan alat-alat kesehatan tersebut, Nyoman berharap seluruh personel lapangan tetap mampu menjaga keselamatan dan kesehatan diri mereka selama menjalankan tugas penanganan karhutla di lapangan.