Pencarian

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sulawesi, Antrean Solar Mulai Dievaluasi

Kamis, 03 September 2026 • 17:28:01 WIB
Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sulawesi, Antrean Solar Mulai Dievaluasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperketat pengawasan transaksi biosolar bersubsidi di sejumlah SPBU untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

NARAWARTA.COM — Kebijakan ini ditegaskan General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar di Makassar pada Kamis (pekan ini). Pengetatan dilakukan melalui evaluasi transaksi dan nomor polisi kendaraan yang terindikasi membeli BBM bersubsidi secara tidak wajar, terutama untuk jenis biosolar.

Apa yang Mendorong Pengawasan Diperketat?

Pemicunya adalah peningkatan permintaan solar dalam beberapa waktu terakhir, khususnya dari kendaraan berukuran besar. Kondisi ini memicu antrean panjang di sejumlah SPBU dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Koordinasi harian dilakukan bersama Pemerintah Provinsi, Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus), dan Dinas ESDM untuk mengurai antrean dan mencegah oknum yang sengaja membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali.

"Kita bersama-sama akan melakukan pengawasan dan monitoring penyaluran BBM di SPBU, khususnya yang memang terjadi antrean. Ini akan dilihat apakah transaksinya sudah betul. Kalau ada penyalahgunaan, tindak lanjutnya seperti apa," kata Deny Sukendar.

Siapa yang Berhak dan Bagaimana Aturannya?

BBM bersubsidi pemerintah ditujukan untuk golongan masyarakat tertentu, seperti usaha mikro, transportasi umum, dan nelayan kecil. Kendaraan pribadi mewah atau perusahaan tambang besar tidak termasuk penerima subsidi jenis biosolar.

Konsumen yang berhak tetap dapat membeli di SPBU resmi dengan mematuhi ketentuan yang berlaku. Jika ragu apakah kendaraan Anda masuk kategori penerima, tanyakan langsung kepada petugas SPBU atau hubungi kanal resmi Pertamina.

Apa Konsekuensi Jika Terbukti Melanggar?

Pertamina tidak hanya mengevaluasi pembeli, tetapi juga memberikan pembinaan terhadap SPBU yang kedapatan menyalurkan BBM bersubsidi tidak sesuai peruntukan. Ini berarti pemilik kendaraan yang memanfaatkan celah untuk membeli solar bersubsidi secara berulang dapat terdeteksi dari pola transaksi dan nomor polisinya.

Bagaimana Stok dan Distribusi Saat Ini?

Humas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto memastikan stok BBM untuk Sulawesi Selatan aman. Distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU terus berjalan normal.

Pemantauan stok dilakukan secara berkala, dan penguatan distribusi difokuskan pada titik-titik yang mengalami peningkatan kebutuhan. Masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan akibat kebijakan pengawasan ini.

"Karena harapan kami penyaluran bisa tepat sasaran, kondisi antrean di SPBU bisa lancar, maupun pengguna jalan lainnya juga tetap lancar dan tidak terganggu oleh adanya antrean BBM di SPBU," jelas Deny Sukendar.

Langkah yang Perlu Dilakukan Konsumen

Jika Anda termasuk penerima BBM bersubsidi, pastikan kendaraan memiliki dokumen lengkap dan gunakan untuk keperluan yang sesuai. Jangan membeli dalam jumlah berlebihan di luar kapasitas tangki, karena hal itu dapat memicu kecurigaan dan berujung pada pemblokiran.

Informasi lebih lanjut mengenai peruntukan BBM bersubsidi dapat diakses melalui kantor Dinas ESDM setempat atau menghubungi Pertamina Call Center 135. Waspadai oknum yang menjanjikan dispensasi pembelian solar bersubsidi di luar ketentuan—itu indikasi penipuan.

Sumber: makassar.antaranews.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks