Preview Toyota Corolla 2028: Sedan Murah dengan Opsi Hybrid hingga EV
NARAWARTA.COM — Toyota menyiapkan generasi baru Corolla yang bakal hadir sekitar 2027 untuk model tahun 2028, membawa platform anyar yang mampu menampung mesin bensin, hybrid, plug-in hybrid, sampai versi listrik murni. Di pasar Amerika, sedan kompak ini masih jadi tulang punggung Toyota dengan penjualan 248.088 unit tahun lalu, tapi generasi sekarang sudah menua sejak meluncur 2020. Pertanyaannya, apakah Corolla baru tetap bisa menjaga harga terjangkau di tengah gempuran SUV murah?
Toyota Corolla generasi berikutnya diproyeksikan meluncur sekitar 2027 dengan label model tahun 2028. Pabrikan Jepang itu sudah memamerkan konsep Corolla dengan gaya yang cukup berani pada akhir 2025, dan desain produksinya diperkirakan tidak jauh melenceng dari konsep tersebut.
Generasi sekarang sudah terbilang uzur. Versi sedan dijual sejak 2020, sementara hatchback-nya meluncur setahun lebih awal pada 2019. Corolla tetap jadi salah satu model terlaris Toyota di Amerika Serikat — peringkat keempat merek itu, dan ke-11 untuk seluruh kendaraan di sana.
Platform Baru: Satu Basis untuk Empat Jenis Powertrain
Corolla baru akan memakai platform yang mampu menampung beragam penggerak sekaligus. Basis ini kemungkinan merupakan pengembangan besar dari arsitektur TNGA-C yang dipakai Corolla sekarang, tapi disiapkan untuk menangani mesin bensin murni sampai kendaraan listrik penuh.
Pendekatan ini berbeda dari langkah Toyota di Camry dan RAV4 yang sudah sepenuhnya hybrid. Corolla tetap menyediakan versi bensin murni sebagai pilihan entry-level.
Empat Pilihan Penggerak, Termasuk PHEV dan EV Perdana
Total ada empat powertrain yang disiapkan. Versi hybrid mengandalkan mesin 1.5 liter empat silinder anyar yang dipadukan motor listrik. Menurut keterangan insinyur Toyota kepada Car and Driver, sistem ini menghasilkan sekitar 134 tenaga kuda — 94 hp dari mesin dan 40 hp dari motor listrik.
Efisiensi bahan bakarnya diproyeksikan naik 10 sampai 20 persen dibanding model sekarang yang sudah hemat. Varian all-wheel-drive dengan tambahan motor listrik di poros belakang juga mungkin disediakan.
Mesin 1.5 liter itu disebut sanggup menampung turbocharger, dan bisa jadi dipakai untuk versi bensin murni. Alternatifnya, Toyota mempertahankan mesin turbo 2.0 liter empat silinder yang di