Shania Twain Bawa Studio Rekaman Mini di Kabin Pesawat

Penyanyi Shania Twain membawa peralatan studio rekaman mini di tas kabinnya saat bepergian.
Penulis: Doni
Kamis, 17 September 2026 | 11:04:31 WIB

NARAWARTA.COM — Penyanyi country-pop Shania Twain selalu membawa peralatan studio rekaman ke dalam kabin pesawat setiap kali bepergian. Dalam wawancara dengan Condé Nast Traveler, pelantun lagu-lagu populer itu mengaku membawa Pro Tools, mikrofon, laptop, dan perangkat audio Apollo untuk menulis serta merekam lagu di kamar hotel. Kebiasaan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi bagian dari rutinitas perjalanannya.

Shania Twain bukan traveler biasa. Penyanyi asal Kanada yang dijuluki artis country-pop terlaris sepanjang masa itu punya kebiasaan unik: membawa studio rekaman mini ke mana pun ia pergi. Dalam wawancara dengan Condé Nast Traveler, Twain membuka isi tas kabinnya yang jauh dari kata biasa.

Studio Rekaman di Dalam Kabin

Di dalam tas kabinnya, Twain selalu menyimpan peralatan Pro Tools untuk merekam musik. Ia juga membawa perangkat pemrosesan audio Apollo, mikrofon, dan laptop.

"Saya banyak menulis dan merekam di kamar hotel, jadi saya bawa Apollo, mikrofon, laptop, semua itu," ujar Twain seperti dikutip dari Condé Nast Traveler.

Kebiasaan ini sudah ia jalani selama bertahun-tahun. Album terbarunya, Little Miss Twain, berisi lagu-lagu yang ia tulis dan produksi bertahun-tahun lalu, dengan tema yang membentang hingga kisah cinta masa remajanya.

Cara Twain Mengemas Barang

Twain mengaku sebagai pengemas yang rapi dan terorganisir. Ia punya rutinitas yang sudah terbentuk lama.

"Saya mengemas berdasarkan kategori: sepatu dulu, lalu perhiasan, piyama, baru pakaian dalam dan kaus kaki. Cukup terorganisir," katanya.

Ia juga tidak suka hidup dari koper. Saat tur, bus menjadi moda transportasi favoritnya karena ia bisa langsung menetap tanpa harus membongkar koper setiap hari.

"Saya suka tidur di ruang sempit," tambahnya.

Pengalaman Penerbangan Kelas Bisnis Pertama

Twain mengenang penerbangan kelas bisnis pertamanya dari Toronto ke Nashville setelah menandatangani kontrak dengan label rekamannya. Saat itu, orang masih boleh merokok di dalam pesawat.

"Saya sangat sensitif terhadap asap rokok. Saya bingung kok orang bisa merokok di kelas bisnis, tapi memang begitu keadaannya. Dan saya ingat makanannya lebih enak," kenangnya.

London dan Quebec City Jadi Tempat Favorit

Saat manggung bersama Harry Styles di Wembley Stadium, London, selama 12 malam pada musim panas lalu, Twain mengisi waktu luang dengan berjalan kaki. Ia menyukai Hyde Park, area publik yang bisa dijangkau dari hotel tempatnya menginap.

Ia juga menyempatkan menonton pertunjukan teater Paddington di London. Menurutnya, pementasan itu luar biasa dan para pemainnya sangat istimewa.

Untuk hari libur saat tur, Twain merekomendasikan Quebec City. Kota itu ia gambarkan seperti kapsul waktu yang mirip Paris, indah, dan berada di tepi perairan.

"Sangat walkable juga," ujarnya.

Ontario Timur Laut dan Pengalaman Wisata Alam

Twain ingin lebih banyak wisatawan mengunjungi wilayah asalnya di Ontario timur laut, Kanada. Menurutnya, alam di sana luar biasa.

"Kami punya area tempat Anda bisa melihat moose, misalnya. Anda tidak di kebun binatang. Anda melihat semua hewan liar itu dan sungguh indah," katanya.

Makanan Jadi Prioritas Saat Liburan

Sebagai seorang vegetarian, Twain sangat memperhatikan pilihan makanan saat bepergian. Mesir menjadi salah satu tempat favoritnya karena menyediakan semua yang ia butuhkan.

"Saya suka berjalan ke mana-mana dan melihat arsitektur. Itu hal besar bagi saya, melihat sejarah di setiap blok," ujarnya.

Masakan Lebanon di Mesir, kata Twain, luar biasa untuk vegetarian. Ia juga menyukai sejarah kuno dan kota-kota yang terasa seperti museum.

Rumah di Swiss dan Rutinitas di Kamar Hotel

Twain memilih memiliki rumah di Swiss karena ingin mempertahankan kemampuan berbahasa Prancis yang ia pelajari sejak kecil di kota bilingual di Ontario. Ia tinggal di sisi berbahasa Prancis.

Dari Swiss, ia bisa menikmati lembah dan danau di bawah, lalu berkendara 20 menit untuk mencapai gletser. Ia mengaku tidak akan melepaskan empat musim dan mencintai musim dingin.

Saat menginap di hotel, hal yang paling ia rindukan adalah tidak bisa memasak. Karena itu, ia selalu memastikan kamar hotelnya memiliki blender bagus.

Ia juga menyimpan bayam mentah, alpukat, tomat, dan roti, bahan-bahan yang bisa ia beri minyak zaitun, garam, dan merica untuk membuat camilan sendiri tanpa memesan layanan kamar.

Rencana ke India

Meski sudah banyak bepergian, Twain belum pernah mengunjungi India. Ia berencana ke Hyderabad pada Januari mendatang karena memiliki teman dari sana.

"Saya sudah banyak mendengar tentang India, dan saya kenal banyak orang yang sudah pergi ke sana, tapi ini akan menjadi pengalaman pertama saya," ujarnya.

Bagi Twain, perjalanan bukan sekadar berpindah tempat. Ia selalu berusaha menetap, menjaga rutinitas, dan membawa potongan rumah ke dalam kopernya, mulai dari peralatan rekaman hingga bahan camilan sehat.

Reporter: Doni