Baru Dua Hari Masuk Sekolah, Anak Harry-Meghan Pindah demi Keamanan
NARAWARTA.COM — Pangeran Harry dan Meghan Markle resmi memindahkan kedua anak mereka, Pangeran Archie (7 tahun) dan Putri Lilibet (5 tahun), pada Senin (14/9/2026). Langkah drastis ini terjadi hanya 48 jam setelah keduanya memulai tahun ajaran di sekolah swasta sebelumnya.
Hambatan Logistik Tim Pengawal
Faktor pemicunya bukan masalah akademik atau perilaku, melainkan kendala teknis rute perjalanan. Keluarga Sussex tinggal cukup jauh dari sekolah asal, sehingga manuver iring-iringan kendaraan keamanan menjadi sangat sulit dan tidak praktis.
Sumber dekat pasangan tersebut mengungkapkan bahwa simulasi perjalanan riil belum pernah dicoba secara penuh. Kondisi lalu lintas yang padat menghambat kemampuan tim untuk menjamin keselamatan maksimal selama transit.
"Keputusan memindahkan anak-anak ke sekolah lain diambil setelah berdiskusi dengan tim keamanan keluarga mengenai kondisi dan penerapan pengaturan keamanan mereka saat ini," ujar perwakilan Harry dan Meghan kepada Hello! Magazine.
Klarifikasi Resmi Keluarga Sussex
Banyak pihak berspekulasi adanya konflik internal atau ketidakpuasan terhadap kurikulum sekolah lama. Namun, perwakilan Duke dan Duchess of Sussex membantah keras hal tersebut. Perpindahan ini sama sekali tidak mencerminkan penilaian negatif terhadap kualitas pendidikan maupun keramahan staf di sekolah sebelumnya.
Orang tua Archie dan Lilibet menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian luar biasa guru dan karyawan selama dua hari singkat itu. "Anak-anak benar-benar menikmati waktu mereka di sana," tambah sumber tersebut.
Mereka sebenarnya ingin semuanya berjalan lancar, tetapi harus mengambil keputusan sulit karena tim keamanan tidak dapat memastikan perjalanan menuju sekolah aman secara operasional.
Dampak Finansial dan Status Keamanan
Perpindahan ini juga menarik perhatian publik terkait biaya pendidikan. Laporan Page Six menyebutkan sekolah swasta yang ditinggalkan memiliki tarif sekitar US$35 ribu atau setara Rp616 juta per tahun. Kini, kedua anak terdaftar di lokasi yang lebih dekat untuk meminimalkan risiko keamanan.
Harry dan Meghan bergabung dalam grup WhatsApp orang tua murid di sekolah baru sebagai upaya adaptasi cepat. Situasi ini semakin kompleks mengingat status hukum Pangeran Harry yang kini berstatus 'warga negara biasa'.
Ia masih berupaya mendapatkan pengamanan yang dibiayai negara Inggris, meski telah mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020.
Konteks Kedatangan Kembali ke Inggris
Minggu lalu, pasangan ini mendapat peninjauan ulang protokol keamanan setelah kembali ke Inggris. Kunjungan ini bertujuan mendekatkan diri dengan Raja Charles III yang sedang menjalani perawatan kanker.
Pihak berwenang meminta detail rutinitas harian, termasuk pola antar-jemput sekolah, sebagai syarat evaluasi perlindungan negara.