Bahlil Tegur Orang Kaya Pakai BBM Subsidi: Harusnya Malu
NARAWARTA.COM — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegur masyarakat mampu yang masih memakai BBM bersubsidi karena dianggap mengambil jatah kelompok berhak. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir tahun dan stok nasional aman di kisaran 18-21 hari.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan masyarakat berpenghasilan menengah ke atas agar tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Imbauan disampaikan usai acara MKI Electricity Connect 2026, dikutip Rabu (23/9/2026).
Menurut Bahlil, subsidi BBM diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya. Jika kelompok mampu tetap memakai BBM subsidi, alokasi untuk warga kurang mampu bisa tergeser.
Alasan Pemerintah Menyoroti Pengguna BBM Subsidi
Bahlil menilai penggunaan BBM subsidi oleh orang yang ekonominya sudah mapan berpotensi mengurangi jatah warga yang membutuhkan. Ia meminta kesadaran kelompok mampu untuk tidak mengambil hak masyarakat lain.
"Nah saya mengimbau kepada saudara-saudara saya, saya mengimbau terus ini. Yang mampu, yang pendapatannya bagus, ekonominya menengah ke atas, mobilnya bagus, ya janganlah pakai BBM subsidi," kata Bahlil.
Ia menambahkan, sikap tersebut menyangkut rasa keadilan sosial. "Masa sih kita nggak malu sama saudara-saudara kita yang harus mendapatkan subsidi BBM, tapi jatahnya diambil oleh orang yang mampu, tidak hanya sampai ke sana," ujarnya.
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir Tahun
Di sisi lain, Bahlil menegaskan pemerintah telah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik sampai akhir tahun. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok BBM nasional tetap aman. "Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18 sampai dengan 21 hari," ujar Bahlil.
Siapa yang Berhak atas BBM Subsidi
Bahan bakar bersubsidi ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok yang masuk dalam kategori berhak menerima bantuan pemerintah. Kendaraan pribadi mewah dan pengguna dengan kemampuan ekonomi memadai diharapkan beralih ke BBM non-subsidi.
Hingga kini, pemerintah belum merinci mekanisme pembatasan baru bagi pembeli BBM subsidi. Informasi resmi mengenai kriteria penerima dan aturan pembelian dapat diakses melalui kanal Kementerian ESDM.
Dampak jika Orang Mampu Tetap Pakai BBM Subsidi
Penggunaan BBM subsidi oleh kelompok mampu membuat beban anggaran negara membengkak. Alokasi yang seharusnya dinikmati warga kurang mampu berpotensi berkurang karena kuota subsidi terbatas.
Pemerintah meminta kesadaran seluruh pihak untuk tidak menyalahgunakan fasilitas subsidi. Langkah ini bagian dari upaya menjaga agar bantuan energi tepat sasaran.
Kanal Pengaduan dan Peringatan Penipuan
Masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat melaporkan ke kanal resmi Kementerian ESDM atau Pertamina. Waspadai pihak yang mengaku bisa mengurus izin pembelian BBM subsidi dengan imbalan uang.
Pemerintah tidak memungut biaya apa pun untuk layanan informasi terkait BBM bersubsidi. Pastikan semua informasi diperoleh dari sumber resmi.