Tim Bulu Tangkis Indonesia Latih Tanding dengan Klub Jepang Jelang Asian Games 2026

Pemain bulu tangkis Indonesia mengikuti latih tanding dengan klub Jepang sebagai bagian persiapan menuju Asian Games 2026.
Penulis: Rendra
Selasa, 15 September 2026 | 16:45:01 WIB

NARAWARTA.COM — Latih tanding ini menjadi bagian krusial dari persiapan akhir yang dilakukan sejak 13 September lalu. Kehadiran lawan dari klub lokal Jepang dinilai memberikan dimensi berbeda dibanding latihan rutin internal.

Pola Main Lawan Jadi Fokus Utama

Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai interaksi dengan pemain asing membantu atlet keluar dari zona nyaman latihan sehari-hari.

"Dengan sparing bersama klub dari Jepang saya rasa sangat positif. Karena kami bisa mendapat variasi pola main dari lawan yang berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari ya," ucap Anton.

Menurut Anton, manfaat strategis baru akan terasa saat pertandingan resmi dimulai. Kesiapan mental dan teknis dalam menghadapi gaya bermain beragam menjadi modal utama.

"Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda", lanjut Anton.

Kesiapan Ganda Putra dan Adaptasi Ganda Putri

Anton memastikan lima pemain ganda putra dalam kondisi prima dan siap diturunkan. Rotasi pasangan telah dibiasakan sejak masih berada di Indonesia untuk menjaga fleksibilitas strategi.

"Saya rasa persiapan sudah matang banget ya, tinggal lihat nanti ketemu siapa, kebutuhannya bagaimana," terang Anton.

Sementara itu, suasana berbeda dirasakan oleh pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Keduanya menikmati atmosfer kompetitif yang jarang ditemui di pelatnas.

"Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," kata Rachel.

Febi menyoroti karakteristik fisik dan ketangguhan lawan. Pasangan Hinata Suzuki/Nao Yamakita, yang sering tampil di World Tour Series, memberikan tantangan nyata bagi mereka.

"Ganda Jepang terkenal ulet dan tenaganya cukup kencang... Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," timpal Febi.

Evaluasi Momentum Kejuaraan Dunia

Rachel/Febi menjadikan Asian Games 2026 sebagai debut penting. Mereka membawa pengalaman mencapai perempat final Kejuaraan Dunia sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi.

"Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalahnya ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," ucap Febi yang diamini Rachel.

Cabang bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu. Sementara nomor perorangan akan dipertandingkan pada 25-29 September mendatang.

Reporter: Rendra