Pemkot Banjarmasin Buka Data Penanganan Karhutla untuk Kajian Pasis Sesko TNI AU
BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin menerima Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Sesko TNI AU) Angkatan ke-65 yang tengah melakukan kajian strategis penanganan karhutla. Kegiatan berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (3/9).
Rombongan dipimpin Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto selaku koordinator kegiatan. Mereka diterima langsung Wakil Wali Kota Hj Ananda bersama jajaran Forkopimda serta SKPD terkait.
Karhutla Butuh Penanganan Lintas Sektor
Hj Ananda menyambut baik dipilihnya Banjarmasin sebagai lokus kajian. Ia menilai karhutla menjadi tantangan serius yang tidak bisa ditangani satu instansi saja.
“Kami menyambut hangat kedatangan Pasis Sesko TNI AU dalam upaya menganalisis permasalahan karhutla. Kita tahu bahwa karhutla menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor,” ujar Ananda.
Menurut dia, kajian ini diharapkan mampu menggambarkan kondisi karhutla di daerah, termasuk dampak sosial dan ekonomi, serta pola koordinasi antarlembaga dalam pencegahan dan penanggulangan.
Data SKPD Dibuka untuk Rekomendasi Kebijakan
Ananda meminta seluruh SKPD memberikan data secara terbuka dan komprehensif. Menurutnya, hasil kajian para perwira siswa tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga menjadi masukan strategis bagi penguatan kebijakan penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan.
“Ulun mengimbau SKPD terkait agar dapat memberikan data secara transparan, objektif, dan komprehensif, sehingga hasil kajian para pasis tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga menjadi masukan strategis dalam penguatan kebijakan penanggulangan karhutla, khususnya di Kalimantan Selatan,” katanya.
Hasil Kajian Disusun Menjadi Naskah dan Jurnal
Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto menjelaskan kegiatan ini bagian dari program Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Sesko TNI AU. Tujuannya membentuk perwira siswa agar mampu berpikir strategis dan menganalisis persoalan nasional secara mendalam.
“Sebagai lembaga pendidikan tertinggi di TNI AU, kami membina para pasis untuk berpikir strategis dan mampu menganalisis berbagai permasalahan nasional secara lebih mendalam,” ungkapnya.
Setelah diskusi dengan pemerintah daerah, tim Pasis Sesko TNI AU juga mendatangi sejumlah instansi teknis untuk mengumpulkan data lapangan. Data tersebut kemudian dianalisis untuk disusun menjadi naskah kajian maupun jurnal yang dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan di tingkat daerah maupun pusat.
“Data yang kami kumpulkan nantinya akan dianalisis untuk disusun menjadi produk strategis berupa naskah kajian maupun jurnal yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pembuat kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pemerintah pusat,” pungkas Sugiyanto.
Wakil Wali Kota berharap kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan.