87 Karhutla Terjadi di Sulteng Hingga Agustus, Kodam Kerahkan 22 Armada Damkar dan 25 Drone ke 13 Kabupaten

Kodam XXIII/Palaka Wira mengerahkan 22 armada damkar dan 25 unit drone untuk menangani 87 karhutla di 13 kabupaten/kota Sulawesi Tengah hingga Agustus 2026.
Penulis: Doni
Jumat, 04 September 2026 | 04:13:01 WIB

PALU — Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah per 28 Agustus 2026 mencatat 87 kejadian kebakaran hutan dan lahan serta 15 kejadian kekeringan di sejumlah wilayah. Menghadapi kondisi itu, Kodam XXIII/Palaka Wira tidak hanya mengandalkan armada besar, tetapi juga peralatan pendukung yang bisa langsung bergerak di lapangan.

Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menegaskan armada damkar yang tersebar itu diperuntukkan bagi pemerintah daerah. "Supaya ini nanti bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah," ujarnya di Palu, Selasa.

Dukungan Peralatan: Drone, GPS, dan 235 Pompa Punggung

Selain armada damkar, Kodam menyiapkan 25 unit drone untuk pemantauan udara dan 45 alat navigasi GPS. Personel juga dilengkapi alat pelindung diri (APD), 23 unit Alkon, selang dan nozel, serta 235 unit pompa punggung atau backpack pump.

Untuk membuka akses dan mencegah meluasnya api, Kodam mengerahkan 21 set pembersih lahan mekanis. Enam unit truk tangki air pun disiagakan guna mendukung proses pemadaman di titik yang sulit dijangkau.

Logistik TNI Disiapkan agar Personel Langsung Bergerak

Kesiapan logistik menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan personel di lapangan. Kodam menyiapkan ambulans, alat komunikasi, serta ransum TNI sehingga prajurit dapat bertugas tanpa menunggu dukungan logistik dari wilayah lain.

"Ransum TNI sudah kita siapkan sehingga kalau prajurit bergerak nanti dapat bersinergi dengan masyarakat," kata Binsar.

Pangdam: Jangan Tunggu Water Bombing, Gunakan Sarana yang Ada

Binsar mengingatkan penanganan karhutla tidak harus menunggu peralatan besar seperti water bombing. Setiap sarana yang tersedia harus segera dimanfaatkan agar api tidak meluas ke area yang lebih besar.

Dia berharap kesiapan sarana dan prasarana ini mempercepat penanganan karhutla sekaligus memperkuat sinergi antara Kodam XXIII/Palaka Wira, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sejumlah kabupaten/kota yang menjadi wilayah kerja Kodam meliputi 13 daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Palu, Donggala, Sigi, dan Poso yang kerap dilanda kebakaran lahan saat musim kemarau.

Reporter: Doni