Philips Hue Hadirkan Sinkronisasi TV Mulai Rp 2 Jutaan, Dukungan Nanoleaf Rp 660 Ribu
NARAWARTA.COM — Philips Hue memperluas ekosistem pencahayaan pintarnya dengan dua produk baru yang dirancang untuk menyinkronkan warna lampu dengan konten di layar televisi. Langkah ini menjawab keluhan harga perangkat sinkronisasi sebelumnya yang dinilai terlalu mahal bagi sebagian besar konsumen.
Selain itu, produsen asal Belanda itu juga menjalin kerja sama dengan Nanoleaf. Lewat modul khusus seharga US$40 (sekitar Rp660 ribu), pengguna bisa menghubungkan panel dinding Nanoleaf ke dalam aplikasi Philips Hue.
Opsi Baru Sinkronisasi Lampu dengan TV
Sebelumnya, pengguna hanya memiliki satu jalur untuk menyinkronkan lampu Hue dengan TV, yaitu melalui Sync Box 8K yang mengandalkan sinyal HDMI. Perangkat ini dijual terpisah seharga US$385 (sekitar Rp6,3 juta), dan jika digabung dengan Gradient Light Strip untuk TV berukuran besar, total biayanya bisa menembus US$650 (sekitar Rp10,7 juta).
Philips Hue kini menawarkan dua pintu masuk yang lebih terjangkau:
- Sync Box 4K (US$150 / sekitar Rp2,5 juta) — mengandalkan sinyal HDMI seperti pendahulunya, tetapi hanya mendukung satu input HDMI dengan resolusi maksimal 4K pada 60Hz.
- Play Screen Sync (US$120 / sekitar Rp2 juta) — memakai kamera yang diarahkan ke layar untuk membaca warna yang sedang ditampilkan.
Metode berbasis HDMI disebut lebih akurat karena membaca sinyal warna secara langsung dari sumbernya. Sementara pendekatan kamera bekerja pada semua jenis tampilan, tetapi tingkat presisi pewarnaannya tidak sebaik koneksi HDMI. Pendekatan serupa sebenarnya sudah lebih dulu dipakai oleh merek pihak ketiga seperti Govee.
Apa Keuntungan Integrasi Nanoleaf?
Modul Wall Light Module yang dirilis bersama Nanoleaf ini membuat produk panel cahaya tersebut dikenali sebagai perangkat Philips Hue di dalam ekosistem. Ini adalah langkah baru, mengingat selama ini kedua merek beroperasi pada platform yang berbeda.
Produk Nanoleaf sebenarnya sudah mendukung Apple HomeKit. Namun, dengan kompatibilitas Hue, pengguna bisa mengendalikan panel Nanoleaf lewat aplikasi pihak ketiga yang menawarkan fleksibilitas lebih besar, seperti pembuatan scene animasi atau sinkronisasi dengan musik.
Target Pengguna dan Ketersediaan
Produk-produk tersebut menyasar dua kelompok pengguna yang berbeda. Sync Box 4K cocok untuk mereka yang menginginkan akurasi warna tinggi saat menonton film atau bermain game dan tidak keberatan dengan keterbatasan satu input HDMI. Play Screen Sync lebih fleksibel karena tidak memerlukan kabel HDMI tambahan, meski akurasi warnanya tidak seoptimal metode kabel.
Untuk pasar Indonesia, kedua produk dan modul Nanoleaf tersebut belum diumumkan ketersediaan resminya. Harga dalam rupiah merupakan estimasi kasar berdasarkan kurs dolar terhadap mata uang lokal dan bisa berubah sewaktu-waktu.