Pencarian

Harga Emas Uji Level 4.383, Analis Bidik Resistance 4.634

Minggu, 06 September 2026 • 10:01:01 WIB
Harga Emas Uji Level 4.383, Analis Bidik Resistance 4.634
Harga emas menguat setelah bertahan di area support 4.383-4.310, dengan target resistance berikutnya di kisaran 4.551 hingga 4.634.

NARAWARTA.COM — Area support krusial kembali menjadi penentu arah komoditas logam mulia. Emas berhasil mempertahankan posisi defensifnya dan menunjukkan sinyal teknikal positif menjelang pertengahan bulan ini.

Kekuatan beli terlihat menahan koreksi lebih dalam, membuat instrumen lindung nilai ini berpotensi kembali menguji level tertinggi terbarunya jika tekanan jual mereda.

Rejection Kuat di Support 4.383-4.310 Jadi Katalis

Secara teknikal, pergerakan harga emas pada kerangka waktu mingguan (time frame weekly) mencatatkan pembalikan arah yang signifikan dari zona bawah.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit memaparkan bahwa harga emas pada time frame weekly berhasil melakukan rejection kuat di area support 4.383 hingga 4.310.

Aksi pantulan tersebut menandakan bahwa pembeli masih agresif mengakumulasi posisi setiap kali harga terkoreksi ke area psikologis tersebut. Struktur teknikal mingguan ini mempertegas bahwa tren dasar pasar masih condong ke arah kenaikan lanjutan.

Target Resistance Menuju 4.551 Hingga 4.634

Jika level support 4.383-4.310 tidak tertembus ke bawah, ruang kenaikan harga emas akan semakin solid. Peta pergerakan menunjukkan adanya ruang apresiasi menuju target yang cukup lebar.

Rentang target kenaikan berikutnya diproyeksikan menyasar area resistance 4.551 hingga 4.634. Reli menuju target ini berpotensi tercapai apabila volume transaksi beli terus meningkat sepanjang pekan kedua September 2026.

Namun, kegagalan mempertahankan batas bawah 4.310 bakal mengubah struktur teknikal dan memaksa pelaku pasar mengatur ulang strategi manajemen risiko portofolionya.

Sentimen Makroekonomi AS dan Geopolitik Membayangi

Di luar indikator teknikal grafik, pergerakan emas tetap bergantung pada rilis indikator makroekonomi global. Data ekonomi Amerika Serikat menjadi fokus utama pelaku pasar karena menentukan arah kebijakan suku bunga dan nilai tukar dolar AS.

Selain faktor data ekonomi dari Washington, eskalasi geopolitik global yang belum mereda turut menjadi bahan bakar pergerakan harga. Ketidakpastian politik internasional menjaga status emas sebagai aset safe haven pilihan investor.

Investasi mengandung risiko.

Sumber: premium.bisnis.com

Follow narawarta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks