Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand di Adu Penalti

Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026).
Penulis: Wahyu
Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:03:31 WIB

NARAWARTA.COM — Timnas Indonesia menutup penantian panjang dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 atas Thailand lewat drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026). Laga berjalan imbang 2-2 hingga babak tambahan usai, sebelum Emil Audero menjadi pahlawan di babak tos-tosan.

Gelar ini menjadi yang pertama bagi Indonesia dalam partai final di SUGBK. Dua final sebelumnya di venue yang sama berakhir pahit: kalah dari Thailand di SEA Games 1997 dan Piala AFF 2002, keduanya lewat adu penalti.

Emil Audero Jadi Penentu di Babak Tos-tosan

Dua algojo Thailand gagal menjalankan tugasnya. Satu tendangan mengenai tiang gawang, satu lagi berhasil ditepis Emil Audero. Empat penendang Indonesia tidak melakukan kesalahan sama sekali.

Keberhasilan dari titik putih itu sekaligus memutus momok adu penalti yang membayangi Indonesia setiap kali bertemu Thailand di partai puncak. Dua kekalahan sebelumnya di SUGBK juga terjadi lewat skenario serupa.

Sejarah Final di SUGBK Akhirnya Terbalik

Bayang-bayang SEA Games 1997 dan Piala AFF 2002 sempat mencuat ketika laga harus diselesaikan lewat adu penalti. Namun kali ini ceritanya berbeda. Thailand yang selama ini menjadi batu sandungan justru harus mengakui keunggulan Indonesia.

Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bagaimana tekanan sejarah tidak lagi menjadi beban. Suporter yang sudah lama menanti gelar di kandang sendiri akhirnya mendapat jawabannya.

Chant 'Campione' Pecah di SUGBK

Begitu penalti terakhir masuk, stadion langsung bergemuruh. Chant "Campione, Campione, Campione" menggema dari tribun, menandai euforia yang tertahan bertahun-tahun.

Indonesia memang sudah lama tidak merasakan juara di hadapan pendukung sendiri. Momen di SUGBK ini menjadi pelepas dahaga yang datang tepat setelah rangkaian kegagalan di partai puncak.

Jalan Indonesia Menuju Gelar

Sepanjang turnamen, Indonesia menunjukkan konsistensi hingga akhirnya sampai ke final. Laga puncak melawan Thailand berjalan ketat, dengan kedua tim saling bergantian menekan sebelum skor 2-2 bertahan sampai akhir babak tambahan.

Kemenangan ini menambah koleksi gelar Indonesia di level regional dan menjadi catatan tersendiri karena diraih di depan publik sendiri. Thailand harus pulang dengan status runner-up setelah dua eksekutor mereka gagal menaklukkan Emil Audero.

Reporter: Wahyu