Baterai Mobil Listrik Tua Rusak Bisa Kena Total Loss, Biaya Servis Lampaui Harga Jual

Biaya penggantian baterai mobil listrik berusia enam hingga delapan tahun dapat melampaui nilai jual kendaraan.
Penulis: Farah
Selasa, 29 September 2026 | 11:05:31 WIB

NARAWARTA.COM — Biaya penggantian baterai dan servis sistem tegangan tinggi pada mobil listrik berusia enam sampai delapan tahun bisa melampaui nilai jual kendaraannya sendiri. Kondisi itu membuat banyak unit berisiko dinyatakan total loss alih-alih diperbaiki, menurut petinggi divisi Mobility Aftermarket Bosch, Rupert Hoellbacher. Persoalan ini berpotensi memperpendek umur pakai mobil listrik generasi awal yang mulai memasuki masa di luar garansi baterai.

Bosch menyoroti persoalan ekonomi perawatan mobil listrik tua dalam wawancara dengan Automobilwoche yang dikutip Autoblog. Menurut Hoellbacher, keputusan paling menentukan bukan sekadar apakah baterai bisa diperbaiki, melainkan apakah biayanya masih masuk akal dibanding nilai mobil itu sendiri.

Baterai Berusia Enam-Tahun Jadi Titik Kritis

Hoellbacher menyebut usia baterai enam sampai delapan tahun sebagai fase rawan. Pada rentang itu, kerusakan baterai sering kali tidak lagi ekonomis untuk ditangani.

"Jika baterai mobil berusia enam sampai delapan tahun rusak hari ini, itu saat ini kebanyakan berujung total loss," kata Hoellbacher kepada Automobilwoche.

Ia menegaskan hal yang paling menentukan adalah apakah baterai bisa diperbaiki atau diganti secara ekonomis. Ketika ditanya apakah harapan hidup mobil akan turun signifikan jika baterai bermasalah, ia menjawab tegas.

"Jika kami tidak berhasil membuat perbaikan atau penggantian baterai lebih menarik secara finansial, jawabannya jelas: ya," ujarnya.

Servis Sistem Tegangan Tinggi Ikut Membengkak

Kompleksitas prosedur servis modern menjadi faktor lain yang mendorong biaya. Bahkan tabrakan ringan disebut memerlukan

Reporter: Farah