7 Wisata Sekitar Gunung Wilis di Jawa Timur, Tiket Mulai Rp 5.000
NARAWARTA.COM — Kawasan Gunung Wilis di Jawa Timur menyimpan tujuh destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Kediri, Madiun, Nganjuk, dan Ponorogo. Air terjun, sumber mata air, telaga, hingga taman wisata keluarga bisa jadi pilihan liburan dengan tiket masuk mulai Rp 5.000 per orang. Kompleks pegunungan seluas sekitar 1.980 kilometer persegi ini membentang di enam kabupaten dan satu kota, sehingga rute perjalanan bisa disesuaikan dengan kota keberangkatan.
Gunung Wilis berdiri di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut dan tercatat sebagai gunung berapi Tipe B, yakni gunung yang pernah meletus sebelum tahun 1600 dan tidak lagi menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan. Kawasan sekitarnya membentang di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek.
Bagi traveler yang tidak berniat mendaki puncak, destinasi di lereng Wilis tetap layak dijelajahi. Berikut rekomendasi tempat wisata di sekitar Gunung Wilis beserta tarif dan jam bukanya.
Air Terjun Dholo, Kediri
Air Terjun Dholo berada di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Aliran airnya jernih dengan suasana alam yang sejuk, dan kawasan sekitarnya cocok untuk menikmati panorama matahari terbit.
Tiket masuk dibanderol sekitar Rp 5.000 per orang, ditambah biaya parkir Rp 4.000. Destinasi ini buka pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Sumber Podang, Kediri
Sumber Podang terletak di Dusun Karangjongko, Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Suasana pedesaan di lereng Wilis jadi daya tarik utamanya, lengkap dengan kuliner khas desa dan madu produksi kawasan setempat.
Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Cukup bayar parkir Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Taman Wisata Lembah Wilis, Madiun
Taman Wisata Lembah Wilis di Jalan Raya Kresek, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menyasar wisatawan keluarga. Fasilitasnya mencakup kolam renang, spot foto, sungai kecil, dan restoran.
Tiket masuk mulai Rp 5.000 per orang pada hari kerja. Saat akhir pekan atau hari libur, ada tambahan sekitar Rp 2.000. Kawasan wisata buka pukul 07.00-16.00 WIB, sedangkan restoran melayani hingga pukul 17.00 WIB.
Watu Rumpuk, Madiun
Watu Rumpuk berada di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Pemandangan alamnya jadi incaran wisatawan yang ingin berburu foto, trekking ringan, atau piknik bersama rombongan.
Tiket masuk sekitar Rp 10.000 per orang, dengan parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Air Terjun Sedudo, Nganjuk
Air Terjun Sedudo di Kabupaten Nganjuk menuntut wisatawan menuruni ratusan anak tangga sebelum tiba di kawasan air terjun. Sepanjang turunan itu, pemandangan alam terbuka lebar.
Tiket masuk berkisar Rp 8.000-Rp 12.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000-Rp 15.000 untuk dewasa. Ada pula wahana flying fox dengan tarif sekitar Rp 10.000-Rp 15.000. Jam operasional pukul 07.00-16.00 WIB.
Air Terjun Singokromo, Nganjuk
Air Terjun Singokromo terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Aliran airnya jernih dan suasana sekitarnya menyegarkan, cocok untuk wisata singkat satu hari.
Tiket masuk sekitar Rp 6.000 per orang. Tersedia area camping bagi wisatawan yang ingin bermalam di tengah alam.
Telaga Ngebel, Ponorogo
Telaga Ngebel di Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, menawarkan panorama danau yang dikelilingi pegunungan. Wisatawan bisa menjelajahi telaga dengan perahu, kayak, speed boat, atau perahu bebek.
Tarif aktivitas wisata mulai sekitar Rp 100.000, sedangkan paket komplit sekali putaran sekitar Rp 160.000. Telaga Ngebel buka pukul 08.00-18.00 WIB.
Tips Berkunjung
Sebagian besar destinasi di lereng Wilis berupa wisata alam terbuka, jadi siapkan jaket tipis, alas kaki anti-selip, dan uang tunai untuk parkir. Datang pagi agar cuaca masih bersahabat dan air terjun belum ramai.
Untuk rute dari kota terdekat, Air Terjun Dholo dan Sumber Podang paling mudah dijangkau dari Kota Kediri, sementara Watu Rumpuk dan Lembah Wilis dari Kota Madiun. Sedudo dan Singokromo diakses dari Nganjuk, sedangkan Telaga Ngebel dari Ponorogo.
Harga tiket dan jam buka bisa berubah sewaktu-waktu. Informasi terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat sebelum berangkat.
Durasi ideal menjelajah kawasan ini adalah dua sampai tiga hari, dengan satu kabupaten per hari agar perjalanan tidak terburu-buru.