Anak Ingat Masa Bayi: Kenali Kondisi Langka HSAM pada Remaja 16 Tahun

Remaja 16 tahun berinisial KCL terkonfirmasi peneliti memiliki kondisi langka Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM).
Penulis: Doni
Minggu, 27 September 2026 | 09:03:01 WIB

NARAWARTA.COM — Seorang remaja laki-laki 16 tahun berinisial KCL dikonfirmasi peneliti memiliki Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM), kondisi otak langka yang membuatnya sanggup mengingat momen sejak usia tiga bulan. Daya ingatnya bahkan dinilai mengungguli 99,9 persen populasi manusia. Simak penjelasan lengkap soal HSAM, ciri-cirinya, dan apa yang perlu ibu pahami soal daya ingat anak.

Kemampuan mengingat masa bayi nyaris mustahil bagi kebanyakan orang. Namun KCL, remaja 16 tahun, justru bisa memanggil kembali kenangan saat ia baru berusia sekitar tiga bulan. Peneliti kognitif Krystian Barzykowski dan timnya memaparkan temuan ini dalam laporan ilmiah yang terbit di jurnal Cortex.

Apa Itu Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM)?

HSAM adalah kondisi langka di mana seseorang mampu mengingat kejadian hidupnya secara sangat detail dan presisi. Di seluruh dunia, diperkirakan hanya ada kurang dari 100 orang yang terkonfirmasi memiliki kemampuan memori super ini. KCL termasuk salah satunya.

Yang membedakan pemilik HSAM bukanlah kecerdasan umum atau kemampuan menghafal angka. Peneliti menekankan keunikan mereka terletak pada cara otak memanggil kembali memori (retrieval dynamics).

Sejak Kapan KCL Mulai Mengingat?

Barzykowski mengungkapkan KCL mengaku memiliki ingatan autobiografi yang sangat awal, termasuk kenangan saat berusia sekitar tiga bulan (April 2009). Masa kanak-kanak awalnya pun telah dikonfirmasi kebenarannya oleh orang tuanya.

Sejak usia tiga tahun, ingatan akan perjalanan hidupnya muncul secara berkelanjutan. Menariknya, kenangan itu kerap terpicu otomatis dan tidak disengaja—hanya karena mencium bau tertentu, mendengar lagu, atau mendengar penggalan kalimat.

Bukan "Pahlawan Super" Kognitif

Meski ingatannya tajam, hasil tes menunjukkan fungsi otak KCL yang lain berada di rentang normal. Tingkat perhatian, memori kerja (working memory), hingga fungsi eksekutifnya sebanding dengan remaja seusianya.

Perkembangan fisik dan mental KCL dari bayi hingga remaja juga tercatat normal, tanpa riwayat gangguan psikiatri atau masalah pendidikan.

"Bukti-bukti yang terkumpul menunjukkan bahwa pemegang HSAM bukanlah 'pahlawan super' kognitif. Sebaliknya, kemampuan mereka dalam mempelajari informasi harian atau menghafal angka sebanding dengan populasi umum," terang tim peneliti.

Bagaimana Cara Kerja Otak Pemilik HSAM?

Para peneliti menjelaskan otak pemilik HSAM memiliki sensitivitas sangat tinggi terhadap isyarat pemicu. Ambang batas untuk mengakses kenangan masa lalu menjadi jauh lebih rendah dibanding orang biasa.

Bayangkan seperti memiliki perpustakaan pribadi di dalam kepala. KCL bisa mengakses "buku" kenangan hidupnya kapan saja secara otomatis, bahkan dari momen saat ia baru berusia beberapa bulan.

Yang Perlu Ibu Pahami Soal Daya Ingat Anak

Kemampuan KCL memang istimewa, tapi bukan tolok ukur perkembangan anak pada umumnya. Setiap anak punya ritme mengingat yang berbeda, dan lupa pada hal-hal kecil adalah bagian normal dari tumbuh kembang.

Jika ibu merasa anak punya daya ingat yang tak biasa—misalnya mengingat kejadian sangat awal secara detail—tidak ada salahnya mendiskusikannya dengan dokter anak atau psikolog. Pemantauan dini membantu memahami apakah itu sekadar keunikan atau perlu perhatian khusus.

Kisah KCL menunjukkan betapa luasnya variasi cara kerja otak manusia. Untuk ibu di rumah, yang terpenting adalah mendukung tumbuh kembang anak sesuai usianya, sambil tetap peka terhadap tanda-tanda yang butuh konsultasi lebih lanjut.

Reporter: Doni