Mau Menyeberang Merak-Bakauheni 27 September 2026? Ini Jadwal dan Tips Pentingnya

Kapal penyeberangan Merak-Bakauheni beroperasi 24 jam nonstop pada 27 September 2026.
Penulis: Redaksi
Sabtu, 26 September 2026 | 23:39:02 WIB

JAKARTA, NARAWARTA.COM — Penyeberangan Selat Sunda melalui lintasan Merak-Bakauheni pada Minggu, 27 September 2026 tetap berjalan mengikuti pola operasional standar PT ASDP Indonesia Ferry, dengan layanan reguler dan ekspres yang beroperasi sepanjang hari.

Berdasarkan keterangan resmi ASDP, lintasan ini dilayani sekitar 30 unit kapal yang beroperasi 24 jam nonstop, didukung 7 dermaga aktif untuk mengurai antrean kendaraan di kedua sisi pelabuhan, baik dari Merak (Banten) maupun Bakauheni (Lampung).

Jadwal 27 September 2026

Layanan Jam Operasional
Reguler00.00 - 23.00 WIB, berangkat tiap jam
EkspresInterval sekitar 75 menit

Tarif penyeberangan dibedakan berdasarkan golongan kendaraan, mulai dari pejalan kaki, sepeda motor, hingga kendaraan besar golongan IX. Karena nominal resmi bisa disesuaikan regulator sewaktu-waktu, penumpang disarankan mengecek tarif pasti langsung di aplikasi Ferizy sebelum berangkat.

Tips Perjalanan

Datang lebih awal minimal 1-2 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in, pastikan tiket sudah dibeli online agar tidak antre lama di pelabuhan, dan siapkan dokumen kendaraan lengkap terutama saat akhir pekan yang biasanya lebih ramai.

FAQ

Bagaimana jika jadwal berubah karena cuaca?
ASDP dan Kesyahbandaran bisa menunda keberangkatan jika cuaca ekstrem atau gelombang tinggi, informasi terbaru selalu diumumkan lewat kanal resmi ASDP.

Berapa dermaga yang melayani lintasan ini?
Total ada 7 dermaga aktif yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni untuk memecah antrean kendaraan pada jam-jam sibuk.

Berapa lama waktu tempuh Merak-Bakauheni?
Waktu tempuh normal sekitar 1-2 jam tergantung kondisi cuaca dan arus laut, bisa lebih singkat untuk kapal ekspres.

Apakah bisa beli tiket dadakan di pelabuhan?
ASDP mewajibkan pembelian tiket online lebih dulu lewat aplikasi Ferizy sebelum masuk ke area pelabuhan, terutama untuk kendaraan.

Reporter: Redaksi