Apple Siapkan Fitness Tracker Tanpa Layar, Siap Lawan Whoop dan Garmin

Apple dilaporkan mengembangkan fitness tracker tanpa layar untuk bersaing dengan Whoop dan Garmin.
Penulis: Farah
Sabtu, 26 September 2026 | 15:41:01 WIB

NARAWARTA.COM — Apple dilaporkan tengah mengembangkan fitness tracker tanpa layar untuk bersaing dengan Whoop, Fitbit, dan Garmin di pasar pelacak kebugaran pasif. Prototipe perangkat ini kabarnya sudah dikerjakan selama berbulan-bulan, tetapi Apple belum memutuskan apakah akan melanjutkan ke tahap produksi. Perangkat ini menyasar pengguna yang ingin memantau kebugaran dan pemulihan tubuh tanpa gangguan notifikasi smartwatch.

Apple disebut sedang menjajaki perangkat baru berupa fitness tracker tanpa layar yang dirancang untuk pemantauan kebugaran secara pasif. Langkah ini menempatkan Apple berhadapan langsung dengan Whoop, Fitbit, Garmin, dan Amazfit yang lebih dulu menggarap kategori perangkat tersebut.

Menurut laporan Bloomberg dan unggahan terpisah di MacRumors, Apple sudah mengerjakan prototipe perangkat ini selama berbulan-bulan. Meski begitu, perusahaan belum sepenuhnya yakin untuk melanjutkan proyek tersebut ke tahap komersialisasi.

Dalam laporan itu, Eddy Cue yang menjabat sebagai senior vice president of services Apple disebut mendorong pengembangan perangkat wearable dengan antarmuka lebih sederhana, seperti Whoop dan Oura Ring yang tidak memiliki layar.

Apa Itu Fitness Tracker Tanpa Layar

Fitness tracker tanpa layar adalah perangkat yang dipakai di pergelangan tangan atau jari untuk mengumpulkan data kebugaran dan pemulihan tubuh di latar belakang. Perangkat ini tidak menampilkan notifikasi, pesan, atau antarmuka smartwatch seperti biasanya.

Data yang dikumpulkan kemudian dikirim ke aplikasi kesehatan berbasis AI untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan kebiasaan mereka. Konsep ini pertama kali dipopulerkan Whoop dan kini diikuti sejumlah merek lain seperti Garmin Cirqa dan Google Fitbit Air.

Tiga Fitur yang Dibutuhkan Apple

Berdasarkan pengujian sejumlah perangkat sejenis, ada tiga fitur yang dinilai wajib ada jika Apple ingin bersaing di kategori ini.

1. Tombol Action

Hampir semua fitness tracker tanpa layar menawarkan cara interaksi yang sangat terbatas. Whoop misalnya mengandalkan sensor haptic di bagian atas perangkat yang harus ditepuk untuk menghentikan alarm atau mengaktifkan mode pairing Bluetooth.

Garmin Cirqa dinilai lebih praktis karena memiliki tombol taktil yang dipadukan dengan haptic. Sekali tekan, perangkat bergetar menandakan sesi latihan dimulai. Tekan lagi, getaran mengonfirmasi latihan berakhir.

Apple sudah punya mekanisme yang cocok untuk fungsi ini, yakni Action button yang pertama kali diperkenalkan pada Apple Watch Ultra 2022 dan kemudian diadopsi ke iPhone. Tombol oranye itu bisa dipakai untuk menghentikan alarm atau memulai dan mengakhiri sesi latihan.

2. Baterai Lebih Awet dari Apple Watch

Apple tercatat sudah memperbaiki salah satu kritik terbesar pada Apple Watch, yaitu daya tahan baterai. Setelah lama bertahan di 18 jam, pembaruan tahun lalu menaikkan daya tahan ke 24 jam. Pada 2026, Apple Watch Ultra 4 mencatatkan daya tahan hingga 48 jam.

Angka itu berlaku untuk Apple Watch penuh dengan GPS, layar liquid retina 3.000 nit, dan fitur komunikasi lengkap. Fitness tracker tanpa layar yang hanya menjalankan Health Sensing System dan sensor seperti giroskop diperkirakan bisa bertahan jauh lebih lama, mungkin sekitar lima hari dalam sekali pengisian daya.

Daya tahan sepanjang itu penting karena perangkat ini dirancang untuk dipakai terus-menerus, termasuk saat tidur.

3. Readiness Score dan Vitals Terbaru

Apple sudah menyiapkan fondasi pelacakan pemulihan lewat fitur Readiness score dan pembaruan aplikasi Vitals. Health Sensing System generasi terbaru memiliki area permukaan lebih luas untuk kontak kulit yang lebih baik, plus elektroda yang didesain ulang.

Sistem itu memungkinkan jam Apple melacak heart rate variability sepanjang malam dengan lebih akurat dan lebih sering dibanding generasi sebelumnya, yakni 24 kali lebih sering. Hasilnya, Readiness score bisa menampilkan skala 1-10 untuk menunjukkan seberapa pulih tubuh pengguna dan apakah mereka siap mengeluarkan energi.

Pemulihan dan kesehatan saat tidur menjadi komponen inti fitness tracker tanpa layar. Perangkat ini bekerja di latar belakang memantau pengeluaran dan pemulihan energi tanpa distraksi lain. Fitness tracker tanpa layar yang terhubung ke Apple Health sangat cocok memanfaatkan Health Sensing System beserta fitur Readiness dan pemulihan tersebut.

Dengan kombinasi itu, Apple berpeluang menyaingi Whoop, Google, dan Garmin yang sudah lebih dulu memakai Readiness score selama bertahun-tahun.

Kapan Apple Akan Merilisnya

Belum ada kepastian soal jadwal rilis atau harga. Apple masih menimbang apakah perangkat ini layak dilanjutkan ke produksi massal. Keputusan akhirnya akan menentukan apakah kategori fitness tracker tanpa layar mendapat pemain baru yang signifikan.

Bagi pengguna yang ingin memantau kebugaran dan kualitas tidur tanpa terganggu notifikasi smartwatch, perangkat semacam ini bisa jadi pilihan menarik. Namun sampai Apple memberi lampu hijau, posisi Whoop, Garmin, dan Fitbit di segmen ini masih aman.

Reporter: Farah