Maddox Jolie Resmi Hapus Nama Pitt, Ini Fakta Hukum di California

Hakim Virginia Keeny mengabulkan permohonan perubahan nama Maddox Chivan Jolie-Pitt menjadi Maddox Chivan Jolie.
Penulis: Wahyu
Selasa, 15 September 2026 | 11:06:02 WIB

NARAWARTA.COM — Senin (14/9/2026) menjadi hari penting bagi Maddox Chivan Jolie-Pitt. Hakim Virginia Keeny di Gedung Pengadilan Stanley Mosk resmi mengabulkan permohonan perubahan namanya.

Putusan tersebut menghapus nama belakang "Pitt" dari identitasnya. Kini, ia tercatat secara hukum sebagai Maddox Chivan Jolie.

Proses Sidang Virtual Tanpa Keberatan

Maddox mengikuti sidang tersebut secara virtual. Ia didampingi oleh pengacaranya, Peter Kenneth Levine, selama prosesi berlangsung.

Dokumen pengadilan yang diperoleh Page Six mencatat bahwa tidak ada pihak yang mengajukan keberatan atas permohonan ini. Penetapan hakim menyatakan, "Tidak ada keberatan, permohonan perubahan nama dikabulkan."

Keputusan itu ditandatangani dan didaftarkan secara resmi pada tanggal yang sama. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media hiburan TMZ sebelum dikonfirmasi melalui dokumen hukum.

Tahapan Wajib Publikasi Media Lokal

Langkah Maddox bukan terjadi secara instan. Sekitar dua bulan sebelum putusan hakim, ia bersama saudara perempuannya, Zahara, telah mengumumkan niat mereka untuk menghapus nama "Pitt".

Pengumuman tersebut dipasang di surat kabar lokal. Di California, publikasi semacam ini merupakan salah satu tahapan wajib dalam proses perubahan nama secara hukum.

Fungsi utama pengumuman di media adalah memberikan kesempatan kepada pihak lain. Siapa pun yang merasa terganggu atau memiliki alasan kuat dapat menyampaikan penolakan sebelum pengadilan memutus perkara.

Konteks Keluarga Jolie-Pitt

Perubahan nama ini menandai dinamika keluarga besar Angelina Jolie dan Brad Pitt. Maddox dikenal sebagai anak pertama pasangan selebritas Hollywood tersebut.

Zahara juga terlibat dalam langkah serupa. Keduanya mengajukan permohonan terpisah namun dengan tujuan identik: melepaskan afiliasi nama belakang ayah mereka dari identitas resmi.

Prosedur hukum di Los Angeles menunjukkan bahwa perubahan nama dewasa memerlukan transparansi publik. Hal ini bertujuan mencegah penipuan identitas atau upaya menghindari kewajiban hukum tertentu.

Bagi pembaca yang tertarik memahami sistem hukum internasional, kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana individu muda mengambil kendali atas identitas mereka sendiri melalui jalur pengadilan yang sah.

Reporter: Wahyu