Dian Sastrowardoyo Kembali Jadi Cinta di Film Pendek Bahasa Cinta yang Beda
NARAWARTA.COM — Bagi Dian, karakter Cinta sudah menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sejak "Ada Apa Dengan Cinta" tayang lebih dari dua dekade lalu. Kini ia membawanya ke format berbeda, dengan pendekatan cerita yang lebih personal.
Pandangan Dian Sastro soal Bahasa Cinta
Dian menilai bahasa cinta bukan hal yang bisa dipatok satu standar untuk semua orang. Menurutnya, setiap orang perlu mengenali dirinya sendiri sebelum memahami cara menunjukkan kasih sayang ke orang terdekat.
"Memang kayaknya memang enggak ada satu bahasa cinta yang pakem gitu," ungkap Dian dalam Press Conference Gala Premiere "Bahasa Cinta yang Beda" di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2026).
Aktris yang akrab disapa Dian Sastro itu menambahkan bahwa eksplorasi diri jadi kunci. Ia juga menekankan pentingnya mengenali hal-hal unik dari orang-orang terdekat agar bahasa cinta yang diberikan tepat sasaran.
"Kita benar-benar perlu melihat lagi ke diri kita masing-masing, sebenarnya apa sih yang paling nyaman buat kita dan yang penting, kitanya juga perlu kenal banget sama hal-hal unik dari orang-orang terdekat kita yang mau kita show bahasa cintanya," lanjutnya.
Bahasa Cinta Tak Harus Bombastis
Dian mengingatkan bahwa bahasa cinta tidak selalu soal kata-kata indah atau kejutan besar. Hal-hal sederhana yang dilakukan konsisten justru bisa lebih bermakna.
"Kita tuh enggak usah selalu terpaku pada bahasa cinta yang ada di film-film yang mainstream, yang grande, yang wah. Kata-kata indah atau bunga segede apa gitu," ujar Dian.
Ia mencontohkan aktivitas sederhana seperti memasak bersama anak sebagai salah satu bentuk nyata bahasa cinta. Menurutnya, hal-hal kecil yang dilakukan rutin bisa jadi cara paling tulus untuk menunjukkan perhatian.
Signature Meal dari Sang Ibu
Dian juga berbagi cerita soal bahasa cinta di keluarganya. Ibunya punya kebiasaan mengirim sarapan saat melihat Dian sedang kelelahan, lengkap dengan resep khas yang hanya dibuat sang ibu.
"Kadang-kadang Mama kalau lagi ngeliat aku kecapekan biasanya Mama langsung kirim breakfast buat dibawa gitu. Jadi dia tuh punya signature meal-nya dia yang itu resepnya dia lah," tutur Dian.
Kebiasaan itu, kata Dian, justru jadi hal menarik karena menjadi ciri khas yang tidak bisa ditiru orang lain. Bahasa cinta pun akhirnya terasa lebih personal dan mudah dikenali.
Jadwal Tayang dan Kangen AADC
Film pendek "Bahasa Cinta yang Beda" tayang malam ini, Senin (14/9/2026) pukul 19.00 WIB, di channel YouTube resmi Royco Indonesia. Tayangnya film ini jadi momen melepas kangen bagi penggemar "Ada Apa Dengan Cinta" yang sudah lama menantikan Dian kembali sebagai Cinta.
Proyek ini sekaligus menandai kerja sama Dian dengan Teddy Soeriaatmadja, sutradara yang dikenal lewat sejumlah film drama Indonesia. Format pendek dipilih agar tema bahasa cinta bisa disampaikan lebih fokus dan dekat dengan keseharian penonton.