Harga Pertamax Terancam Tembus Rp 20.000 per Liter Imbas Konflik Selat Hormuz

Harga minyak mentah Brent naik 6,34 persen ke US$ 107,63 per barel pada perdagangan Kamis (10/9).
Penulis: Galih
Sabtu, 12 September 2026 | 10:23:31 WIB

NARAWARTA.COM — Minyak mentah Brent ditutup di level US$ 107,63 per barel pada perdagangan Kamis (10/9), naik 6,34% dalam sehari. Angka itu menjadi penutupan tertinggi sejak 19 Mei dan lonjakan harian terbesar dalam enam pekan terakhir. Sepanjang sesi, Brent sempat menyentuh US$ 108 per barel.

West Texas Intermediate (WTI) bergerak senada. Harga acuan Amerika Serikat itu sempat naik 7,3% ke US$ 103 per barel sebelum ditutup di US$ 102,48, atau menguat 6,69%. Level ini juga yang tertinggi sejak 19 Mei.

Pertamina Sebut Rentang Rp 18.000–20.000 per Liter

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyatakan kenaikan harga minyak dunia akan langsung terasa di tingkat konsumen bila trennya berlanjut.

"Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp 18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujar Eko, dikutip detikFinance.

Pemicu utamanya adalah perang antara AS dan Iran yang memanaskan kawasan Selat Hormuz. Jalur pelayaran itu menampung sebagian besar distribusi minyak mentah dunia, sehingga setiap ketegangan di sana langsung mendorong harga.

Pertamax Kini di Rp 15.950 per Liter

Sepanjang 2026, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek sempat menyentuh Rp 16.250 per liter. Pada Agustus, harganya turun ke Rp 15.950 per liter dan bertahan di level itu hingga September.

Di SPBU swasta, BBM RON 92 sudah lebih dulu menembus Rp 16.000-an. BP 92 dan Vivo Revvo 92 masing-masing dijual Rp 16.130 per liter.

Berikut daftar harga BBM di SPBU Pertamina dan swasta per September 2026:

Pertamina

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter
  • Pertamax: Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Green: Rp 19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter

Shell

  • Shell V-Power Diesel: Rp 25.420 per liter

BP

  • BP 92: Rp 16.130 per liter
  • BP Ultimate: Rp 19.330 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp 25.420 per liter

Vivo

  • Vivo Revvo 92: Rp 16.130 per liter
  • Vivo Revvo 95: Rp 19.330 per liter
  • Diesel Primus: Rp 25.420 per liter

Pertamax Turbo dan Pertamax Green Sudah di Atas Rp 19.000

Yang perlu dicermati, dua varian Pertamax di atas RON 92 sudah mendekati angka Rp 20.000. Pertamax Green berada di Rp 19.150 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp 19.600 per liter.

Artinya, jika skenario Rp 18.000–20.000 per liter untuk Pertamax terealisasi, selisih dengan varian di atasnya bakal makin tipis. Konsumen pemakai RON 92 punya alasan lebih kuat untuk mempertimbangkan turun ke Pertalite atau beralih ke SPBU swasta yang harganya belum bergerak.

Pemerintah belum mengumumkan penyesuaian harga resmi untuk periode berikutnya. Pertamina menyatakan harga akan mengikuti mekanisme evaluasi bulanan dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

Reporter: Galih