Netflix Garap Film Inbetweeners 3, Reuni Kuartet Asli di Inggris

Para pemeran utama The Inbetweeners kembali berfoto bersama dalam pengumuman produksi film ketiga yang akan ditayangkan di Netflix.
Penulis: Farah
Senin, 07 September 2026 | 15:03:01 WIB

NARAWARTA.COM — Layanan streaming Netflix resmi memproduksi proyek film reuni bertajuk Inbetweeners 3 di Inggris. Langkah ini menandai kembalinya salah satu waralaba komedi remaja paling populer dari televisi Inggris setelah satu dekade absen dari layar lebar.

Kabar ini sekaligus merealisasikan kesepakatan lisensi antara pemegang hak cipta Banijay UK dengan rumah produksi Fudge Park Productions milik kreator aslinya, yang diteken kurang dari setahun lalu.

Kuartet Pemeran Utama dan Sutradara Orisinal Kembali

Empat aktor utama dipastikan kembali menghidupkan karakter ikonis mereka. Simon Bird kembali memerankan Will McKenzie, James Buckley sebagai Jay Cartwright, Blake Harrison sebagai Neil Sutherland, dan Joe Thomas sebagai Simon Cooper.

Duo kreator serial aslinya, Damon Beesley dan Iain Morris, turun langsung memegang kendali penulisan skenario serta penyutradaraan. Keduanya menyambut reuni ini dengan antusiasme kerja tim lama.

“Sangat menyenangkan bisa berkumpul lagi dengan teman-teman kami, dan kami akan bekerja keras setiap pekan untuk memastikan tidak ada masalah dalam pembuatan film baru ini,” ujar kedua sutradara tersebut.

Jajaran produser film ini diisi oleh Claire Jones bersama Patrick Holland dari Banijay dan Mark Lesbirel dari Fudge Park Productions. Sederet nama seperti Farhana Bhula, Tom Jordan, Caroline Levy, hingga Suzanne Knight turut duduk di kursi produser eksekutif.

Premis Khas Remaja Suburbia Rudge Park

Sebelum merambah layar lebar, The Inbetweeners tayang selama tiga musim di saluran televisi Inggris E4 antara 2008 hingga 2010. Ceritanya berfokus pada keseharian canggung Will MacKenzie dan kawan-kawannya di sekolah fiktif Rudge Park Comprehensive.

Serial ini menyoroti dinamika pertemanan pria, budaya pemuda tongkrongan, hingga usaha canggung mendekati lawan jenis. Pendekatannya dirancang sebagai kontras yang lebih realistis dan membumi terhadap serial remaja Inggris lainnya, Skins.

Karakteristik komedi yang vulgar sekaligus jujur tersebut menjadi daya tarik utama yang melekat kuat di benak penonton sejak penayangan perdananya.

Rekam Jejak Box Office Dua Film Terdahulu

Keberhasilan di layar kaca sempat mendorong kelahiran dua film bioskop lepas. Film pertamanya yang rilis pada 2011 langsung mencetak rekor pekan pembuka terbesar untuk genre komedi di bioskop Inggris.

Tiga tahun berselang, sekuel keduanya yang tayang pada 2014 kembali mengulang dominasi komersial dengan memecahkan rekor box office lokal. Rekam jejak tersebut memperkuat posisi The Inbetweeners sebagai salah satu properti komedi Inggris paling menguntungkan.

Kini lewat distribusi global Netflix, babak ketiga perjalanan Will dan kawan-kawan berpotensi menjangkau penonton komedi yang jauh lebih luas di luar pasar asalnya.

Reporter: Farah