Pinka Haprani Putri Puan Maharani Beri Trauma Healing Anak Gempa NTT
NARAWARTA.COM — Kegiatan berlangsung di tenda pengganti ruang kelas SD Inpres Robo dan SMPN Satap Robo, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai. Belasan mahasiswa dari berbagai kampus di Ruteng turun sebagai relawan mendampingi anak-anak beraktivitas.
"Kegiatan ini dalam rangka memulihkan trauma anak-anak pascagempa. Para korban berhak mendapat pendampingan psikososial," kata Pinka dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Bermain dan Bercerita untuk Meredakan Kecemasan
Anak-anak diajak menggambar, bernyanyi, membaca, mendengarkan dongeng, dan bercerita. Perlahan, tawa ceria mulai terdengar di tenda-tenda kelas darurat. Ini bagian dari upaya mengurangi rasa takut dan cemas setelah guncangan melanda.
Kegiatan sengaja dirancang bersama jajaran PDIP untuk mengembalikan keceriaan anak-anak. Pinka didampingi Sekretaris Jenderal DPP Taruna Merah Putih Rio Dondokambey yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.
Pendampingan Berlanjut Hingga Tiga Bulan
Bupati Manggarai Heribertus Nabit hadir sepanjang kegiatan. Ia memastikan program trauma healing tidak berhenti pada hari ini, melainkan berjalan dua hingga tiga bulan ke depan.
Gempa berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang NTT memaksa sebagian sekolah di Wae Ri'i beroperasi dari tenda darurat. Pendampingan psikososial menjadi salah satu cara memastikan anak-anak tetap bisa belajar, bermain, dan merasa aman di tengah masa pemulihan.