114 Rumah di Kebon Kelapa Jakarta Pusat Ludes Terbakar, 880 Jiwa Terdampak
JAKARTA — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin sore. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat bergerak cepat setelah api dilaporkan merambat dan mengancam bangunan-bangunan di sekitarnya.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, mengonfirmasi bahwa api telah berhasil dilokalisir. Petugas saat ini masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di lokasi kejadian.
29 Unit Damkar Dikerahkan, Akses Jalan Sempit Jadi Kendala
"Update terbaru untuk kebakaran di Kecamatan Gambir ini sudah bisa dilokalisir, tinggal pendinginan saja," kata Syarifudin di lokasi kejadian, Senin.
Pengerahan armada sempat bertambah menyusul adanya indikasi api yang merambat ke sebuah bangunan kosong di sekitar lokasi. Total 29 unit mobil pemadam kebakaran dengan 135 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Kepadatan hunian menjadi faktor utama api cepat membesar. Selain itu, akses jalan yang sempit menyulitkan petugas dalam melakukan manuver, sementara jarak sumber air yang cukup jauh memaksa petugas menggelar selang dalam lintasan panjang.
Petugas juga telah meminta pemadaman aliran listrik di area terdampak. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko anggota keselamatan tersengat listrik saat proses pemadaman berlangsung.
Polisi Amankan Lokasi, Belum Ada Korban Jiwa
Dari sisi keamanan, Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal menyebutkan sekitar 100 personel kepolisian dikerahkan. Mereka bersinergi dengan petugas pemadam, TNI, dan masyarakat untuk membantu pengamanan serta proses penanganan kebakaran.
"Alhamdulillah, untuk korban jiwa dari masyarakat sampai hari ini belum ada, dan kita masih terus melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terbakar di dua RT," ungkap Mirzal.
Data sementara mencatat 114 rumah terdampak dengan total 310 kepala keluarga atau 880 jiwa. Tim tanggap bencana setempat telah menyiapkan posko untuk pendataan dan penanganan warga, dengan lokasi yang akan dikoordinasikan bersama camat, lurah, serta pengurus RT dan RW.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tim identifikasi forensik telah bersiaga untuk melakukan penyisiran di lokasi begitu proses pendinginan dinyatakan tuntas.