Ole Romeny Sebut Indonesia vs Bangladesh 9-2 Laga Terliar Kariernya
NARAWARTA.COM — Timnas Indonesia menutup fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Skor dua digit itu membawa Garuda ke final, dan Ole Romeny menyebut laga tersebut sebagai pertandingan paling gila yang pernah ia mainkan.
Kemenangan sembilan gol atas Bengal Tigers bukan sekadar pesta gol biasa. Laga pemungkas Grup A itu berjalan dengan tempo tinggi, gol silih berganti, dan tensi yang panas hingga peluit akhir.
Bagi Romeny, pertandingan tersebut menyajikan hampir semua hal yang bisa terjadi di lapangan hijau. Ia bahkan mengaku sempat kehilangan kesabaran ketika seorang pemain Bangladesh menendangnya.
Empat Assist dan Amarah yang Hampir Lepas Kendali
Selain ikut menyumbang gol, penyerang Fortuna Sittard itu mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan. Kontribusi itu membuatnya jadi salah satu motor serangan Indonesia malam itu.
Namun ada momen yang membuatnya geram. Seorang pemain Bangladesh disebut menendangnya, dan Romeny mengaku nyaris meledak.
"Ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Luar biasa rasanya. Setiap kali kami mencetak gol, saya melihat ke arah bangku cadangan, dan mereka berteriak, 'Satu lagi!', mereka bilang, 'Satu lagi!'," kata Ole.
"Bahkan setelah lawan mencetak gol dan pemain itu menendang saya, saya sempat sangat marah, Anda tahu. Karena menurut saya, pertandingan ini benar-benar menyajikan segalanya," sambungnya.
Produktivitas Gol Selamatkan Indonesia dari Kejaran Malaysia
Kemenangan besar ini punya arti lebih dari sekadar tiga poin. Indonesia dan Malaysia sama-sama menang di laga terakhir, dengan Malaysia menghajar Singapura 6-0 pada waktu yang bersamaan.
Karena itu, tiket ke final ditentukan oleh produktivitas gol. Selisih gol Indonesia yang lebih besar membuat Garuda keluar sebagai juara Grup A dan berhak melaju.
Romeny mengakui timnya bersyukur bisa melewati fase grup yang ketat. Meski begitu, ia menegaskan perjuangan belum selesai.
"Sangat luar biasa dan saya begitu bahagia kami bisa lolos ke babak final. Namun, tugas kami belum selesai. Sekarang kami harus benar-benar bangkit dan menuntaskannya," ujar Ole.
Thailand Menanti di Partai Puncak
Di final, Indonesia sudah ditunggu Thailand yang keluar sebagai pemuncak Grup B. Laga Indonesia vs Thailand dijadwalkan berlangsung Senin (5/10) di SUGBK.
Bagi skuad asuhan John Herdman, partai puncak ini jadi ujian terakhir setelah melewati fase grup yang penuh drama. Modal kemenangan 9-2 jelas menambah kepercayaan diri, tapi Thailand punya kualitas yang tak bisa diremehkan.
Romeny dan kawan-kawan tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk menutup turnamen dengan gelar juara di hadapan pendukung sendiri.