BLT Bontang Agustus 2026: Penerima Turun 67 Persen Jadi 1.275 Orang
NARAWARTA.COM — Pemerintah Kota Bontang mencatat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Agustus 2026 turun menjadi 1.275 orang dari sebelumnya 3.854 orang, setelah verifikasi lapangan berlapis yang digelar Senin (28/9/2026). Penurunan terbesar terjadi pada kategori fakir miskin, dari 2.882 menjadi 688 orang atau sekitar 76 persen. Warga yang namanya sempat terdaftar perlu memeriksa ulang status kelayakan, terutama soal kepemilikan meteran listrik, kondisi tempat tinggal, dan status kartu keluarga.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menjelaskan bahwa verifikasi berlapis dilakukan untuk memastikan penerima manfaat kategori fakir miskin tidak membengkak. Verifikasi lapangan berpedoman pada Keputusan Wali Kota Bontang Nomor 100.3.3.3/227/Dspm/2025 tentang Kriteria Fakir Miskin Kota Bontang.
"Setelah dicek di lapangan faktanya kan menurun drastis. Ini pentingnya verifikasi berlapis. Karena tidak mungkin ada penambahan fakir miskin," ucap Agus Haris.
Rincian Penerima BLT Agustus 2026
Dari data yang diterima Klik Kaltim, pencairan BLT Agustus 2026 mencakup 1.275 orang yang tersebar dalam lima kategori. Rinciannya sebagai berikut:
- Penyandang disabilitas: 38 orang
- Anak yatim-piatu terlantar: 82 orang
- Fakir miskin: 688 orang
- Lansia terlantar: 285 orang
- Penyandang disabilitas terlantar: 124 orang
Mengapa Jumlah Penerima Berkurang Drastis
Penurunan angka fakir miskin terjadi karena banyak warga yang setelah dicek di lapangan ternyata tidak layak menerima BLT sesuai aturan. Beberapa temuan lapangan yang menjadi dasar pencoretan antara lain jenis KWh meteran listrik yang terpasang, kelayakan tempat tinggal, serta riwayat keluarga yang kartu keluarganya belum dipecah.
Agus Haris menyebut data awal BLT Agustus sempat mencapai 3.854 orang sebelum verifikasi. Setelah verifikasi lapangan, jumlahnya tersisa 1.275 orang, atau menurun 67 persen.
Dasar Hukum Verifikasi
Verifikasi lapangan mengacu pada Keputusan Wali Kota Bontang Nomor 100.3.3.3/227/Dspm/2025 tentang Kriteria Fakir Miskin Kota Bontang. Keputusan ini menjadi pedoman tim verifikasi dalam menilai kelayakan setiap calon penerima, mulai dari kondisi rumah, akses listrik, hingga struktur keluarga.
Yang Perlu Dilakukan Warga
Warga Bontang yang merasa berhak menerima BLT namun namanya tidak lagi tercantum dapat menanyakan statusnya ke instansi yang menangani program ini di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Siapkan dokumen kependudukan seperti kartu keluarga dan kartu tanda penduduk untuk memudahkan pengecekan.
Jika kartu keluarga belum dipecah padahal keluarga sudah terpisah secara ekonomi, urus pemutakhiran data kependudukan terlebih dahulu. Temuan lapangan menunjukkan status kartu keluarga yang belum dipecah menjadi salah satu penyebab warga dinilai tidak layak menerima bantuan.
Waspadai Penipuan Berkedok Bantuan
Proses verifikasi dan pencairan BLT tidak dipungut biaya. Warga diimbau tidak mempercayai pihak yang menjanjikan bantuan dengan imbalan uang, dan melaporkan praktik semacam itu ke kanal pengaduan resmi Pemerintah Kota Bontang.
Informasi lebih lanjut soal jadwal pencairan, mekanisme pengajuan ulang, dan daftar penerima dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bontang.